Selamat Datang!!!

Selamat Datang!!!
Annyeonghaseyo 안녕하세요.

Journey Menyenangkan Dan Memberikan Kebahagiaan Setelah Urus Urus Gigi Dan Psikis

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kali ini saya sedang membuat artikel di blog ini kawan. Hehehe enaknya ditemani dengan kopi dan nanti abis nulis mau sempetin belajar bahasa Korea di website Sejong. Sungguh pengalaman yang menyenangkan sekali. Kemaren itu abis ke rumah sakit ngurus gigi karena tanggal 31 juli nanti saya enggak bisa hadir karena liburan ke Bandung. Iya nih saya akhir juli ke Bandung hehehe. Makanya semuanya jadi di buat agustus nya saja kayak ajuin adsense lagi nanti agustus kayaknya deh kawan. Kontrol gigi juga nanti jadi 11 agustus juga kawan. Pokoknya kegiatan yang akhir juli di batalin semua karena mau ke Bandung bersama calon kakak ipar dan bapaknya. 

Ya kali ini saya mau menawarkan toko digital produk yang masih sepi banget kawan. Kali ini mau ngonten dengan cuan yang menghasilkan. Btw saya belum bikin produk digital lagi ya kawan. Karena masih ada 85 blocks di sana. Yang earning baru 40.000 dengan 30.000 ebook psikologi dan 10.000 kopi kawan. Makanya sekarang saya mau nulis dan jualan ebook aja deh kawan. Emang sih belum ketahuan penghasilannya. Padahal kalo orang orang lain udah 2 digit kali sampe 3 digit. Kok saya masih 40.000 an ya kawan??? Katanya sih produk digital saya kurang bagus dan katanya agak jelek,  entahlahhh saya bingung. Mau bikin lagi yang lainnya aja belum kejual jadi males bikin lagi kawan. 

Kawan mampir dong ke toko digital produk saya yaaa. Terus CO apapun yang ada disana hehehehe. Saya udah bingung enggak ada yang CO hanya dua orang yaampun. Sedih enggak sih hehehehe. Ohhh iya kemaren abis dari rumah sakit kita main ke rumah Paman Gober hehehe. Biasa beli kopi dan makan mie. Hehehehe. Iya Kangmas ngajak saya ke sana kawan. Abis ke rumah Mba Ratna enggak ada orangnya adanya anak anaknya lagi mainan hape, yaudah jadinya kita ke rumah Paman Gober aja. Tadinya mau ke pitara tempat Pakde Ablenk cuma enggak jadi, ujung ujungnya kita ke taman Matoa deh hehehehe. Habisin waktu sampai Ashar dan pulang deh hehehehe. Sungguh perjalanan yang menyenangkan sekali sungguh. Ohhh iya kemaren itu saya ketawa ketawa dan teriak teriak di rumah Paman Gober seru banget sampe lupa waktu udah sore ternyata.

Yaudah setelah itu saya lanjut saja ke taman Matoa sama Kangmas. Saya di taman ngobrol berdua aja sambil ngemil. Pokoknya kemaren menyenangkan sekali kawan. Hehehe nanti tanggal 29 juli saya dan Kangmas ke Klender ya kawan buat perpanjang obat buat psikis saya. Kan kemaren udah gigi nah tanggal 29 juli buat psikis saya kawan. Alhamdulilah sejauh ini saya membaik kawan sungguh saya mau nangis rasanya. Saya sudah bisa sampai kesembuhan ini. Bagi keluarga dan juga Kangmas saya udah mendingan daripada dulu hehehehe. Yaampun rasanya mau nangis banget sumpahhhh... 

Bener sekarang udah membaik semuanya. 
Saya senang. 
Ini perjalanan yang menyenangkan dan membahagiakan, tinggal berusaha di karir dan pekerjaan maka saya akan beneran baik. 
Mulai sekarang membangun personal branding yang kuat aja dulu. 
Setelahnya insyallah uang mengalir ikut. Amin yra. Amin yra. Amin yra. 

NB : Foto sedang nulis blog dan sedang belajar bahasa Korea pake earphone. Itu yang biru kotak earphone ya kawan. Jadi saya kalo nulis itu pasti sambil dengerin Youtube dan kan udah punya website Sejong jadinya bisa belajar bahasa Korea di sana deh. Itu saya belajar di Youtube dulu kawan,sejong nya belum saya buka tapi udah ada akunnya kok. 

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. ✌

Psikologi Mental Health 101 : Kunci Tenang Di Tengah Hidup Yang Rusuh

For Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris di sini. Pernah ngerasain hidup yang rusuh banget??? Atau muter terus kayak enggak berhenti-berhenti gitu hehe. Kenapa ya kalian bisa ngerasain seperti itu??? Padahal kalian udah bener banget di jalan yang tepat tapi kok ngerasa kayaknya gitu-gitu aja sih kawan. Di era yang serba cepat, hidup sering kali terasa penuh tekanan. Tuntutan pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial, kondisi ekonomi, hingga derasnya arus informasi di media sosial dapat membuat seseorang merasa lelah secara mental. Tidak sedikit orang yang berkata, "Capek, tapi tidak tahu kenapa." Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.

Apa Itu Mental Health?

Mental health atau kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, serta bertindak. Kesehatan mental juga menentukan bagaimana seseorang menghadapi stres, mengambil keputusan, membangun hubungan, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Memiliki kesehatan mental yang baik bukan berarti selalu bahagia atau tidak pernah merasa sedih. Justru, seseorang dengan mental yang sehat mampu mengenali emosinya, menerima bahwa setiap perasaan adalah bagian dari kehidupan, lalu mengelolanya dengan cara yang sehat.

Mengapa Hidup Terasa Semakin "Rusuh"?

Banyak faktor yang membuat kehidupan modern terasa lebih melelahkan dibandingkan sebelumnya, antara lain:

-Informasi yang datang tanpa henti melalui media sosial.
-Budaya produktivitas yang membuat kita merasa harus selalu sibuk.
-Kebiasaan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain.
-Tekanan ekonomi dan ketidakpastian masa depan.
-Kurangnya waktu untuk benar-benar beristirahat.

Ketika semua tekanan tersebut menumpuk tanpa diimbangi dengan pemulihan yang cukup, tubuh dan pikiran akan mengirimkan sinyal berupa stres, kecemasan, mudah marah, sulit tidur, hingga kehilangan motivasi.

Mental Health 101: Lima Kunci Hidup Tenang

1. Kenali dan Terima Emosi
Tidak semua hari harus berjalan sempurna. Merasa sedih, kecewa, marah, atau cemas adalah respons alami manusia. Yang penting bukan menghindari emosi tersebut, melainkan memahami penyebabnya dan meresponsnya secara sehat.

Mulailah dengan bertanya kepada diri sendiri:
-Apa yang sedang saya rasakan?
-Apa yang memicu perasaan ini?
-Apa yang saya butuhkan saat ini?
Kesadaran terhadap emosi adalah langkah pertama menuju kesehatan mental yang lebih baik.

2. Berhenti Mengejar Kesempurnaan
Perfeksionisme sering kali membuat seseorang merasa pencapaiannya tidak pernah cukup. Padahal, hidup bukan perlombaan untuk menjadi sempurna, melainkan proses untuk terus bertumbuh.

Alih-alih berkata, "Saya harus sempurna," cobalah menggantinya dengan, "Saya akan melakukan yang terbaik sesuai kemampuan saya hari ini."

Perubahan pola pikir sederhana ini dapat mengurangi tekanan yang tidak perlu.

3. Bangun Kebiasaan Self-Care
Self-care bukan berarti bermewah-mewahan atau liburan setiap saat. Self-care adalah memenuhi kebutuhan dasar tubuh dan pikiran agar tetap sehat.

Contohnya:
-Tidur yang cukup.
-Mengonsumsi makanan bergizi.
-Berolahraga secara rutin.
-Membatasi penggunaan media sosial.
-Melakukan hobi yang disukai.
-Memberi waktu untuk beristirahat tanpa rasa bersalah.

Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali memberikan dampak yang lebih besar daripada perubahan drastis yang hanya berlangsung sesaat.

4. Tetapkan Batasan yang Sehat
Tidak semua permintaan harus dipenuhi. Mengatakan "tidak" bukan berarti egois, melainkan bentuk menghargai kapasitas diri sendiri.

Menetapkan batasan dapat dilakukan dengan:
-Tidak membawa pekerjaan ke waktu istirahat jika memungkinkan.
-Mengurangi interaksi yang menguras energi.
-Memilih lingkungan yang mendukung pertumbuhan diri.
-Memberikan ruang untuk diri sendiri ketika merasa kewalahan.

Menjaga kesehatan mental juga berarti menjaga energi yang kita miliki.

5. Jangan Hadapi Semua Sendirian
Banyak orang merasa harus kuat setiap saat. Padahal, meminta bantuan adalah tanda keberanian, bukan kelemahan.

Berbicaralah dengan orang yang dipercaya ketika merasa kewalahan. Jika tekanan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau berlangsung dalam waktu lama, berkonsultasi dengan psikolog atau profesional kesehatan mental adalah langkah yang bijaksana.

Tanda-Tanda Kesehatan Mental Perlu Lebih Diperhatikan

Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain:

-Merasa sedih atau cemas hampir setiap hari.
-Sulit menikmati hal-hal yang sebelumnya menyenangkan.
-Gangguan tidur atau nafsu makan.
-Sulit berkonsentrasi.
-Merasa sangat lelah meskipun tidak banyak beraktivitas.
-Menarik diri dari keluarga atau teman.
-Emosi menjadi lebih mudah meledak.

Jika gejala tersebut berlangsung selama beberapa minggu dan mengganggu kehidupan sehari hari, jangan ragu untuk mencari bantuan profesinal. 

Jadi gimana kawan??? Kalo kalian capek kalian ngapain sih kawan??? Hidup mungkin tidak akan pernah benar-benar bebas dari masalah. Akan selalu ada tantangan, perubahan, dan ketidakpastian. Namun, ketenangan bukan berasa dari dunia yang selalu baik baik saja, melainkan dari kemapuan kita untuk merawat diri, menerima emosi, dan menghadapi setiap tantang dengan lebih sadar.

Mental Health
bukan tentang menjadi kuat sepanjang waktu. Mental Health adalah tentang mengetahui kapan harus bergerak maju, kapan harus beristirahat, dan kapan perlu meminta bantuan. Pada akhirnya, hidup yang tenang bukanlah hidup tanpa kekacauan, melainkan hidup yang dijalani dengan pikiran yang lebih jernih, hati yang lebih lapang, dan kemampuan untuk tetap bertahan serta bertumbuh di tengah segala keruwetan kehidupan. Jadi itu saja ya kawan cuap cuap hari ini. Terimakasih sudah mau mampir untuk membaca tulisan saya yang belum sempurna ini ya kawan. Semoha kita dapat ebrtemu lain waktu di keadaan dan kondisi yang menyenangkan ya. Sekian dan terimakasih banyak. ☺✌🙏

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger
Salam, Amoris 💓

Perjalanan Yang Menyenangkan Dan Healing Yang Mengagumkan Sekali Tentunya Sambil Menunggu Hasil

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kemaren itu saya tanggal 17 juli ke Puskesmas Jagakarsa dan lanjut ke RSUD Pasar Minggu bersama Kangmas. Sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan dan mengasyikkan hehehehe. Jadi kemaren udah ngurus buat perpanjang rujukan ya kawan untuk tanggal 29 juli ke Klender. Tanggal 30, 31 dan 1 Agustus nanti kita semua ke Bandung kawan dengan calonnya kakak saya dan bapaknya. Hehhehee. Iya jadi kami sudah menyiapkan perjalanan ini dengan matang kemaren saya bantuin untuk print surat untuk menginap di Wisma Perisitirahatan Bank Indonesia, iya jadi kemaren saya bantuin papa saya membuat surat itu biar nanti tanggal 30, 31 dan 1 bisa check in ke wismanya. Itu lho wisma Bandung yang deket Borma. Hehehe. Ya mama sama papa memutuskan untuk mengajak calon kakak saya yang nanti bakalan nikah di 11 Oktober tahun ini kawan.

Hehehehe yaudah jadi rencananya dari sini papa saya yang nyetir mobil sedangkan pulangnya adik saya yang nyetir. Di suruh buat cuti semua yang sedang ada kerjaan hehehe. Jadi itu dia jalan jalan saya dengan keluarga nanti di akhir bulan. Saya sedang menunggu hasil Sejong nih kawan. Kan di jadwalnya 20-22 juli tahap wawancara. Apa saya enggak kepilih ya alias enggak approved padahal udah lumayan hasil test nya kan kemaren yang 2B itu lho. Hehehehe. Ya sungguh lah ya saya beneran nungguin banget hasilnya kawan karena saya pengen coba belajar bahasa Korea secara offline kawan hehehe. Iya kemaren kan saya buat akun di Sejong ya kawan. Akan tetapi belum ada notifikasi hasil nih kawan apakah saya approved atau tidak. Jujur saya exited banget buat belajar di Sejong SCBD. Hehehehe. Menurut saya belajar secara offline mampu menambah pengetahuan saya terkait kebudayaan Korea Selatan.

Ohh iya jumat kan udah jalan perpanjang rujukan. Sabtunya dirumah dan minggu kita ke Citayem. Ternyata ada pengajian kawan di sana. Yaudah sehabis itu saya sampe rumah maghrib kawan. Dan sekarang senin kawan waktunya aktifitas kayak biasa ngonten aja nih kawan sambil nunggu Sejong gimana hehehehe. Sungguh semuanya dari jumat adalah perjalanan yang menyenangkan sekali kawan hehehehe. Ohhh iya kemaren itu saya kan berangkat abis dzuhur eh ternyata pas sampe sana sedang ada acara pengajian. Ya jalan jalan yang menyenangkan lah ya dari jumat kemaren. Sekarang waktu nya balik lagi buat aktifitas kayak biasa ya kawan semuanya.

Yaudah kayaknya segitu dulu cuap cuap saya kali ini ya kawan. ☺
Sampe ketemu di konten artikel selanjutnya. ✌

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. 👀