Selamat Datang!!!

Selamat Datang!!!
Annyeonghaseyo 안녕하세요.
Tampilkan postingan dengan label PsycholoGuys. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PsycholoGuys. Tampilkan semua postingan

Perjalanan Setelah Open House Dan Persiapan Kuliah S1 Psikologi

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan semuanya. Kali ini sesudah acara Open House, kemaren nemenin mama dan papa ke rumah sakit menjenguk adik saya. Karena kakak udah duluan pas sabtu siang yang saya pulang naik jaklingko sendirian hehehehe. Ya sekarang udah selasa. Kemaren senin saya menjemput adik yang sudah boleh pulang dari rumah sakit. Saya sih tinggal menunggu NPM saja nih kawan. Lagian di jadwal inagurasi untuk prodi atau jurusan Psikologi menyusul. Harusnya kan 12 September tapi di agendanya Psikologi menyusul kawan. Kalo yang lain sih udah ada jam nya kawan. Bener deh sekarang keadaan Indonesia lagi enggak kondusif kawan. Peraturan juga enggak jelas jadinya. Sekarang abu vulkanik dimana mana kan kawan saya aja kemaren di suruh pake masker sama ortu ke luar rumah. ☺

Ya beginilah nasib Indonesia. Indonesia beneran lagi berbenah menjadi negara yang lebih baik saya rasa. Menurut saya Indonesia sudah oke akan tetapi belum ada filter yang ketat kawan makanya birokrasi kondisinya sudah tidak baik baik saja kawan. Banyak kan informasi yang beredar akan tetapi saya hanya mendengar saja. Ya saya sih enggak ngomong karena saya mau ke Korea Selatan ya. Saya cuma ngomong dan hanya bisa berdoa buat Indonesia alias negara kelahiran. Ya saya sih cuma berdoa Indonesia berkembang ke arah yang lebih baik dan maju sebagai negara dengan tanggung jawab yang penuh juga. Indonesia ada di tangan kita kawan. Beberapa tahun ke depan semuanya, apa yang kita kerjakan hari ini. Jadi apapun yang kita kerjakan hari ini pasti akan berdampak kawan di masa mendatang.  ☺

Ohhh iya dari kabar yang sedang berhembus banyak gunung yang masih aktif juga ya kawan. Ya mau dikata apa ya kawan. ASEAN GAMES 2026 juga udah nunggu ya kawan saya dengar tentang beritanya hehehehe. Ya semoga semuanya berjalan dengan lancar dan memiliki kenangan yang bisa diingat saja kawan. Jujur saya sih beneran jalanin aja dengan berita berita yang ada. Menurut saya negara ini keren dan indah sekali. Akan tetapi di lain sisi saya juga mau ke Korea Selatan kawan. Hehehehe. Ya sekarang mah jalanin aja kawan tanpa mengeluh dan kalo bisa partisipasi dengan baik sesuai dengan ajaran yang ada. Pokoknya saya mau berita baik tentang Indonesia ke depannya. Indonesia tetap di dada kok hehehe. Garuda Indonesia. Hehehehe. Ya sekarang saya mah jalanin aja, menjalankan dengan mengamalkan beda ya kawan. Saya mengamalkan saja apa yang telah saya dapatkan sampai hari ini. ☺

Kemaren kan pas jumat saya wawancara karena saya jalur beasiswa reguler. Informasi yang saya dapatkan juga reliable kok sama keadaan. Makanya saya juga sekarang mah ikutin aja dengan baik dan tuntas. Saya sudah siap buat mendapatkan gelar S1 kawan. Makanya sekarang saya juga nulis dan tadi baca buku Psikologi Abnormal bentar kawan buat mencerna ilmu ilmu apa yang masih nempel di otak saya kawan. Hehehehe. Sungguh perjalanan ini menyenangkan. Saya beneran excited sekali kawan menyambut masa depan. Saya sudah berniat jika S1 tuntas dan jika ada peluang saya akan ke Korea Selatan. Sekarang persiapkan diri buat bekal saya ke sana. Mulai dari mental, tabungan dan lainnya. Berbekal ilmu dan pendidikan lainnya semoga saya beneran bisa menginjakkan kaki di Korea Selatan ya kawan, hehehehe. Amin yra. ☺

Semoga Indonesia tidak hanya menjadi tempat saya lahir akan tetapi dapat membawa perubahan yang berdampak. Entah itu di berbagai sektor dan infrastruktur kawan ya. Amin yra. Semoga kita mendapatkan rumah yang memang tempat kita. Semoga Indonesia bisa berjaya di atas kakinya sendiri ya kawan semuanya. Sekarang saya habis nulis mau baca baca buku Psikologi lagi kawan. Ya sekalian dengerin lagu lagu Korea saja kawan. Itulah kegiatan saya setelah tahapan mau lanjutkan kuliah S1. Semoga kali ini saya beneran bisa mendapatkan gelar Sarjana Psikologi. Amin yra. Kayaknya segitu dulu cuap cuap yang dapat saya berikan kepada kalian ya kawan. ☺

Sekarang saya kegiatan ngonten hanya artikel saja alias blog ini kawan. Konten video belum sempet kawan, hehehehe. Ya sudahlah ya. Insyallah bila waktu senggang saya akan menulis. Akan tetapi sekarang tanggung jawab saya adalah kuliah dan nugas, pastinya bakalan jadi hari hari yang menemani saya ke depannya. Ya sekarang saya juga ngurangin jalan ke manapun sih kawan. Karena sekarang saya sudah memiliki tanggung jawab harus Sarjana Psikologi kawan. Kakak dan adik udah S2 jadi saya harus S1 paling enggak kawan. Kalo nanti ada peluang dan kesempatan insyallah lanjut S2 kawan akan tetapi tetap Psikologi alias linier saja ya tapi nyoba sih ke Korea Selatan tetep hehehe. Ya semoga S1 Psikologi di Indonesia dan S2 nya bisa ke luar negeri ya kawan terutama ke Korea Selatan hehehehe. Tetep ya Korea Selatan, hehehehe. Ya pokoknya saya mau yang terbaik dan berkesan. ☺

Yaudah makasih ya udah mampir ke sini kawan. Semoga kalian bisa baca baca tulisan saya lainnya. Paling mau check platforms nulis saja kawan. Kemaren sih masih belum bisa akses akun lama. Itu lho kawan tulisan saya yang di Nuliskuy tentang Korea Selatan semuanya. Iya yang dulu namanya Tangituru itu lho kawan. Jadi platforms itu udah berubah nama. Pertama Tangituru, kedua Nuliskuy sekarang jadi Nulisbareng kawan. Hehehehe. Yaudah kawan ya saya mau check website lainnya dan aplikasi serta platforms lainnya kawan ya. Makasih banyak. ☺

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. ✌ 

 

Psikologi Mental Health 101 : Kunci Tenang Di Tengah Hidup Yang Rusuh

For Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris di sini. Pernah ngerasain hidup yang rusuh banget??? Atau muter terus kayak enggak berhenti-berhenti gitu hehe. Kenapa ya kalian bisa ngerasain seperti itu??? Padahal kalian udah bener banget di jalan yang tepat tapi kok ngerasa kayaknya gitu-gitu aja sih kawan. Di era yang serba cepat, hidup sering kali terasa penuh tekanan. Tuntutan pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial, kondisi ekonomi, hingga derasnya arus informasi di media sosial dapat membuat seseorang merasa lelah secara mental. Tidak sedikit orang yang berkata, "Capek, tapi tidak tahu kenapa." Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.

Apa Itu Mental Health?

Mental health atau kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, serta bertindak. Kesehatan mental juga menentukan bagaimana seseorang menghadapi stres, mengambil keputusan, membangun hubungan, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Memiliki kesehatan mental yang baik bukan berarti selalu bahagia atau tidak pernah merasa sedih. Justru, seseorang dengan mental yang sehat mampu mengenali emosinya, menerima bahwa setiap perasaan adalah bagian dari kehidupan, lalu mengelolanya dengan cara yang sehat.

Mengapa Hidup Terasa Semakin "Rusuh"?

Banyak faktor yang membuat kehidupan modern terasa lebih melelahkan dibandingkan sebelumnya, antara lain:

-Informasi yang datang tanpa henti melalui media sosial.
-Budaya produktivitas yang membuat kita merasa harus selalu sibuk.
-Kebiasaan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain.
-Tekanan ekonomi dan ketidakpastian masa depan.
-Kurangnya waktu untuk benar-benar beristirahat.

Ketika semua tekanan tersebut menumpuk tanpa diimbangi dengan pemulihan yang cukup, tubuh dan pikiran akan mengirimkan sinyal berupa stres, kecemasan, mudah marah, sulit tidur, hingga kehilangan motivasi.

Mental Health 101: Lima Kunci Hidup Tenang

1. Kenali dan Terima Emosi
Tidak semua hari harus berjalan sempurna. Merasa sedih, kecewa, marah, atau cemas adalah respons alami manusia. Yang penting bukan menghindari emosi tersebut, melainkan memahami penyebabnya dan meresponsnya secara sehat.

Mulailah dengan bertanya kepada diri sendiri:
-Apa yang sedang saya rasakan?
-Apa yang memicu perasaan ini?
-Apa yang saya butuhkan saat ini?
Kesadaran terhadap emosi adalah langkah pertama menuju kesehatan mental yang lebih baik.

2. Berhenti Mengejar Kesempurnaan
Perfeksionisme sering kali membuat seseorang merasa pencapaiannya tidak pernah cukup. Padahal, hidup bukan perlombaan untuk menjadi sempurna, melainkan proses untuk terus bertumbuh.

Alih-alih berkata, "Saya harus sempurna," cobalah menggantinya dengan, "Saya akan melakukan yang terbaik sesuai kemampuan saya hari ini."

Perubahan pola pikir sederhana ini dapat mengurangi tekanan yang tidak perlu.

3. Bangun Kebiasaan Self-Care
Self-care bukan berarti bermewah-mewahan atau liburan setiap saat. Self-care adalah memenuhi kebutuhan dasar tubuh dan pikiran agar tetap sehat.

Contohnya:
-Tidur yang cukup.
-Mengonsumsi makanan bergizi.
-Berolahraga secara rutin.
-Membatasi penggunaan media sosial.
-Melakukan hobi yang disukai.
-Memberi waktu untuk beristirahat tanpa rasa bersalah.

Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali memberikan dampak yang lebih besar daripada perubahan drastis yang hanya berlangsung sesaat.

4. Tetapkan Batasan yang Sehat
Tidak semua permintaan harus dipenuhi. Mengatakan "tidak" bukan berarti egois, melainkan bentuk menghargai kapasitas diri sendiri.

Menetapkan batasan dapat dilakukan dengan:
-Tidak membawa pekerjaan ke waktu istirahat jika memungkinkan.
-Mengurangi interaksi yang menguras energi.
-Memilih lingkungan yang mendukung pertumbuhan diri.
-Memberikan ruang untuk diri sendiri ketika merasa kewalahan.

Menjaga kesehatan mental juga berarti menjaga energi yang kita miliki.

5. Jangan Hadapi Semua Sendirian
Banyak orang merasa harus kuat setiap saat. Padahal, meminta bantuan adalah tanda keberanian, bukan kelemahan.

Berbicaralah dengan orang yang dipercaya ketika merasa kewalahan. Jika tekanan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau berlangsung dalam waktu lama, berkonsultasi dengan psikolog atau profesional kesehatan mental adalah langkah yang bijaksana.

Tanda-Tanda Kesehatan Mental Perlu Lebih Diperhatikan

Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain:

-Merasa sedih atau cemas hampir setiap hari.
-Sulit menikmati hal-hal yang sebelumnya menyenangkan.
-Gangguan tidur atau nafsu makan.
-Sulit berkonsentrasi.
-Merasa sangat lelah meskipun tidak banyak beraktivitas.
-Menarik diri dari keluarga atau teman.
-Emosi menjadi lebih mudah meledak.

Jika gejala tersebut berlangsung selama beberapa minggu dan mengganggu kehidupan sehari hari, jangan ragu untuk mencari bantuan profesinal. 

Jadi gimana kawan??? Kalo kalian capek kalian ngapain sih kawan??? Hidup mungkin tidak akan pernah benar-benar bebas dari masalah. Akan selalu ada tantangan, perubahan, dan ketidakpastian. Namun, ketenangan bukan berasa dari dunia yang selalu baik baik saja, melainkan dari kemapuan kita untuk merawat diri, menerima emosi, dan menghadapi setiap tantang dengan lebih sadar.

Mental Health
bukan tentang menjadi kuat sepanjang waktu. Mental Health adalah tentang mengetahui kapan harus bergerak maju, kapan harus beristirahat, dan kapan perlu meminta bantuan. Pada akhirnya, hidup yang tenang bukanlah hidup tanpa kekacauan, melainkan hidup yang dijalani dengan pikiran yang lebih jernih, hati yang lebih lapang, dan kemampuan untuk tetap bertahan serta bertumbuh di tengah segala keruwetan kehidupan. Jadi itu saja ya kawan cuap cuap hari ini. Terimakasih sudah mau mampir untuk membaca tulisan saya yang belum sempurna ini ya kawan. Semoha kita dapat ebrtemu lain waktu di keadaan dan kondisi yang menyenangkan ya. Sekian dan terimakasih banyak. ☺✌🙏

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger
Salam, Amoris 💓

5 Ebook Psikologi + Resep + Lainnya Yang Menolong Kamu Hadapi Masalah Sebagai Seorang Individu

For The Your Reading 👀

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan semuanya. Kali ini aku mau membuat artikel mengenai ebook psikologi + resep + lainnya yang sudah ada di toko digital aku jadi ebook ini dapat membantu kalian menjadi individu yang menyenangkan dan mengagumkan sekali kawan hehehe. Kali ini aku mau membedah satu satu ya kawan dengan bikin 5 ebook psikologi + resep + digital produk lainnya penolong kamu. Dijamin kalian akan mudah belajar psikologi atau menjalankan kehidupan yang penuh dengan fatamorgana ini hehehehe. Jadi aku mau mulai dari mana dulu ya kali ini ada ebook psikologi oke yang membuat hari kalian lebih asik dan seru kawan. Kali ini ada beberapa ebook yang oke buat kalian miliki dan baca ya kawan. Kalian bisa beli disini dengan harga yang murah ya kawan. Ada ebook psikologi bagi yang suka dengan mental health dan resep makanan oke saat aku ikutan PPKD Jakarta Selatan ya kawan. Berikut catatannya : 

1. Presented By Amoris Team "Crab Mentality" Mental Health Ebook IDR 30.000
Deskripsi :
Ini merupakan ebook mengenai psikologi yaitu "Crab Mentality" ya kawan. Semoga ebook ini membantu kalian bagi yang ingin tahu mengenai disorder ini ya kawan. Memang sih saya bikinnya agak simpel dan tidak terlalu mendetail sekali kawan hehehe. Semoga bermanfaat ya kawan bagi kalian yang telah membeli karena penasaran bacanya hehehe. Semoga kalian selalu suka dengan karya saya dan membelinya disini ya kawan semuanya. Sekian dan terimakasih banyak.
Link Produknya Ya

2. Psikologi Umum Mental Health Ebook IDR 30.000
Deskripsi :
Ini merupakan digital produk mengenai psikologi umum. Atau ini merupakan materi tentang psikologi secara dasar yang saya buat. Semoga kalian dapat belajar tentang ilmu psikologi. Saya menjual ini karena ingin membantu kalian mempelajari mengenai psikologi. Ini adalah karya saya yang saya buat dan design sendiri. Semoga kalian dapat belajar apapun mengenai psikologi dari sini ya. Silahkan di checkout dan dapatkan manfaatnya. Semoga belajar makin mengasyikkan ya buat kalian. Terimakasih banyak.

3. Resep Marshmallow IDR 25.000
Deskripsi :
Halo kembali lagi dengan Amoris ya. Kali ini saya akan berbagi resep membuat marshmallow yang oke dan enak sekali. Resep ini saat saya ikutan pelatihan PPKD Jakarta Selatan. Berhasil dong dan lumayan hasilnya. Jadi yang mau membuat marshmallow silahkan aja ya di checkout di keranjang ijonya disini. Resep ini menggunakan gelatin halal ya kawan. Resep disini adalah masakan dan makanan yang telah saya buat di PPKD Jakarta Selatan. Terimakasih.

4. Arsitekture, Psikologi Dan Makanan Ebook IDR 25.000
Deskripsi :
Ini merupakan artikel yang dibentuk menjadi E-book berbayar ya. Jika kalian suka dengan karya saya silahkan dibeli ya kawan semuanya. Oh iya kalo kalian ingin menulis seperti saya silahkan dibaca baca saja dan kalo kalian suka dengan karya saya silahkan baca juga karya saya di platforms lainnya seperti blogger, youtube, trakteer dan lainnya ya kawan semuanya. Terimakasih banyak. Karena saya butuh lebih banyak dukungan.

5. Perjuangan Jingga Dan Senja IDR 20.000
Deskripsi :
Perubahan yang memang tampak nyata dengan konsep dan konflik yang memang terasa nyata adanya dengan kebutuhan yang memang tampak nyatanya. Ohhh iya kebudayaan yang memang tampak nyata adanya dengan konsep dan konflik yang memang tampak nyata adanya dengan kebutuhan yang memang setara dengan konsep dan konflik yang memang tampak nyata adanya dengan kebudayaan yang memang sama adanya. Ohh iya kebudayaan yang memang sama dengan konsep dan konflik tampaklah nyata adanya, dengan kebudayaan yang memang tampak sama dengan kebudayaan yang memang nyata adanya.

Jadi itu dia link produk yang dapat kalian datangi dan kunjungi ya kawan. Masih banyak digital produk lainnya silahkan mampir ke sini ya kawan 👇


Aku mau kasih tahu kalian ada apa saja yang ada di toko digital aku ya kawan. Kalian boleh kok mampir ke situ dan membeli produk yang kalian suka ya kawan. Sungguh aku mau membantu kalian yang butuh informasi atau ilmu sederhana yang aku punya. Aku mau memberikan yang terbaik buat kalian ya kawan. Aku mau membantu kalian yang sedang butuh bahan bacaan atau sumber ilmu dan informasi yang aku punya.

Aku mau kalian banyak belajar dan kalo bisa berikan yang terbaik bagi diri kalian semuanya ya. Berikan hal yang terbaik kepada kamu terkhusus dirimu. Aku hanya mau kalian bisa belajar dan mendapatkan ilmu walaupun bukan dibangku sekolah ya kawan. Aku mau kalian lebih banyak ilmu dan kemampuan oke yang kalian miliki setiap individu. Aku mau berkembang bersama kalian.  Makanya aku buatkan ebook psikologi tentang mental health oke dan resep makanan yang kalian bisa ikuti atau dapatkan. 

Silahkan hubungi toko digital aku ya kawan untuk mendapatkan informasi mengenai itu semua. Aku suka dengan pekerjaan ini semoga langsung ya penghasilan aku jadi 2-3 digit. Amin yra,  hehehehe. Yaudah kayak nya segitu dulu cuap cuap aku ya kawan semua. Silahkan mampir ke toko digital produk aku sekian dan terimakasih banyak kawan sudah mampir ke sini ya. Silahkan di CO semua produk digital aku ya kawan. ☺

Yuk mampir ke toko digital produk aku ya kawan....

NB : Ini merupakan artikel mengenai toko digital produk yang Amoris punya ya. Silahkan yang mau CO aja ya kawan melalui tautan link ini toko digital produk aku nama akunnya Amoris kok. 

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. ✌

Menulis Lagi Dengan Kekuatan : Rutinitas Hilangkan Burnout VS Malas 번아웃 대 말라스

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kali ini saya ingin menulis tentang keseharian dan cara menghilangkan burnout vs malas. Kalian tim mana nih??? Burnout vs Malas???

Kali ini saya sedang produktif belajar buat latihan bahasa Korea saat senggang sih kawan. Nah hari ini saya dapat informasi dari kakak melalui threads tentang les bahasa korea di KSI KCCI Korean Culture Center Indonesia yang berada di SCBD, iya tadi saya sempat berbicara tentang itu bersama mama dan papa. 

Katanya boleh kak ikutan aja siapa tahu kamu dapat peluang besar. 
Tadi saya ngobrol banyak mulai dari lokasi yang harus dilewati. 
Apa iya kawan ya saya ikutan...
Jadi tadi pas saya check hape ada pesan masuk dari kakak saya tentang informasi itu. 

----> Pernahkah kamu merasa ingin rebahan seharian, kehilangan semangat bekerja, atau bahkan tugas sederhana terasa sangat berat? Banyak orang langsung menyimpulkan, "Aku lagi malas." Padahal, bisa jadi yang sebenarnya terjadi adalah burnout.

Sayangnya, burnout dan rasa malas sering dianggap sama. Akibatnya, banyak orang terus memaksa diri hingga kondisi mental dan fisiknya semakin menurun. Lalu, apa sebenarnya perbedaan burnout dan malas?

Apa Itu Burnout?

Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional akibat tekanan atau stres yang berlangsung dalam waktu lama. Burnout sering dialami oleh pekerja, mahasiswa, pebisnis, hingga ibu rumah tangga yang memiliki beban tanggung jawab tinggi.

Beberapa tanda burnout antara lain:

  • Merasa lelah meskipun sudah beristirahat.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Kehilangan motivasi terhadap pekerjaan yang dulu disukai.
  • Mudah marah atau emosional.
  • Merasa semua aktivitas terasa berat.

Burnout bukan sekadar capek biasa. Kondisi ini membutuhkan waktu untuk pulih dan sering kali memerlukan perubahan pola hidup maupun lingkungan kerja.

Apa Itu Malas?

Malas adalah kondisi ketika seseorang memilih untuk tidak melakukan sesuatu meskipun sebenarnya memiliki energi dan kemampuan untuk mengerjakannya. Rasa malas umumnya bersifat sementara dan biasanya hilang ketika ada motivasi, hadiah, atau konsekuensi tertentu.

Contohnya:

  • Menunda pekerjaan karena lebih memilih bermain media sosial.
  • Enggan berolahraga padahal tubuh sedang sehat.
  • Menunda belajar karena lebih tertarik menonton film.

Malas lebih berkaitan dengan pilihan perilaku, bukan kelelahan yang berkepanjangan.



Burnout vs Malas: Apa Bedanya?

Perbedaan terbesar terletak pada penyebabnya.

Orang yang mengalami burnout sebenarnya ingin produktif, tetapi tubuh dan pikirannya sudah kehabisan energi. Sementara itu, orang yang sedang malas masih memiliki tenaga, hanya saja belum memiliki dorongan untuk bertindak.

Singkatnya:

  • Burnout: ingin melakukan, tetapi tidak mampu karena kelelahan.
  • Malas: mampu melakukan, tetapi memilih untuk menunda atau tidak melakukannya.

Cara Mengatasi Burnout

Jika kamu merasa mengalami burnout, beberapa langkah berikut bisa membantu:

  • Berikan waktu istirahat yang cukup.
  • Tidur dengan kualitas yang baik.
  • Kurangi beban kerja jika memungkinkan.
  • Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai.
  • Ceritakan kondisi yang kamu alami kepada orang terdekat.
  • Jangan ragu berkonsultasi dengan psikolog apabila keluhan berlangsung lama atau mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Cara Mengatasi Rasa Malas

Jika yang kamu alami adalah rasa malas, cobalah:

  • Membuat target kecil yang mudah dicapai.
  • Menggunakan teknik bekerja selama 25 menit lalu beristirahat sejenak.
  • Mengurangi distraksi seperti media sosial saat bekerja.
  • Memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah menyelesaikan tugas.
Jadi gimana kawan??? Kalian itu termasuk burnout atau malas??? Jadi penyakit kalian itu apa??? Masih mau depresi atau cemas berlebihan. Kalo kalian masih enggak peduli dengan diri sendiri apalagi dengan kesehatan mental kalian, percaya deh kalian akan mengalami psikis yang enggak sehat pastinya. Jadi mending mulai dari sekarang deh pelajari diri kalian seperti apa. Daripada psikis kalian terganggu kan ya dengan penyakit mental lainnya seperti depresi, stres, cemas, susah belajar dan masih banyak lainnya.✌

Mulai dari sekarang peduli dengan diri sendiri ya kawan. Mulai dengan kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan ya kawan. Karena pola hidup menentukan masa depan kalian kawan ya. Kalo kalian sehat dan baik baik aja secara fisik dan psikis dijamin hidup kalian akan adem anyem aja hehehehe. Makanya mulai dari sekarang bangun sebuah mental yang sehat dan baik ya kawan. Karena masa depan tergantung dari itu semua. Mulai dari kontrol makanan, pola tidur, olahraga, dan berpikir positif ya kawan. Dijamin kalian akan baik baik saja. ☺

Ini merupakan daftar sosial media untuk Facebook👇
Halaman Facebook Amoris (khusus jualan bawang goreng)
Profile Facebook Utama (semuanya ada, konten mental health, dan lainnya semua karya tulisan saya)

Berikut list sosial media saya 👇
Facebook, Instagram, Threads : Putri Cahyani II
Youtube : Ayu Cahyani Pianist
Tik tok : ayu_cahyani04

Kayaknya banyak deh udah saya tautkan semuanya kawan ya. Atau kalian cari aja satu dari list sosial media saya disini ya kawan, ada kok di fitur social media. Ada Lynk.id, Instagram, Facebook, Youtube dan Linkedin. Yaudah kayak nya segitu dulu cuap cuap saya kali ini ya kawan. Kalian bisa mendapatkan di fitur sosial media that can you reach. Oke kalo kalian udah mampir dan sering baca baca disini ya kawan. 

Sekian dan terimakasih. 🙏

NB : artikel ini buatan sendiri dengan sedikit bantuan Ai, foto sendiri dan ada yang dari pexels.

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. 💓

Overthinking Bukan Capek 지나치게 생각하는 부칸 카펙 : 5 Tanda Otakmu Lagi Overload, Bukan Butuh Tidur

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kamu rebahan seharian akan tetapi kepala masih riuh??? Udah tidur 8 jam, tapi bangun bangun masih ngerasa capek??? 
Hati hati ya kawan... Bisa jadi itu bukan capek badan, akan tetapi kamu sedang overthinking. 

Capek bisa sembuh dengan tidur, akan tetapi kalo overthinking??? Jawabannya enggak ya kawan. 

1. Capek fisik pulih sama istirahat. Overthinking makin parah pas saat kamu sedang sepi kawan.
Kalo kamu beneran capek, rebahan 30 menit aja udah enakan. Tapi kalo overthinking, makin sepi + makin malam = otak makin rame. Muncul sebuah skenario terburuk yang belum tentu kejadian. Itu tandanya otak lagi nge-loop, bukan badanmu yang drop

2. Capek bikin ngantuk, overthinking bikin insomnia.
Capek = badan berat, mata merem sendiri. Overthinking = badan lemes, tapi otak lari marathon jam 1 pagi. Mikir kerjaan kemarin, obrolan 3 tahun lalu, dan "gimana kalau nanti..." Kalau kamu susah tidur fix itu overthinking.

3. Capek fokusnya buyar. Overthinking fokusnya ke 1 hal negatif terus.
Capek beneran bikin kamu susah fokus ke semua hal. Overthinking bikin kamu kebangetan fokus ke 1 hal : hal yang bikin cemas. Chat yang gak dibales. Kesalahan kecil dikerjaan. 1 pikiran muter 100x lipat. Itu bukan kurang tidur. Itu otak lagi overdrive.

4. Capek hilang habis libur. Overthinking ikut kemana mana.
Ambil cuti healing ke Bandung, capek badan pasti hilang. Tapi overthinking??? dibawa ke koper juga. Liburan tapi kepala masih mikirin kerjaan, omongan orang dan masa depan. Karena sumbernya bukan diluar tapi dalam kepala kamu. 

5. Capek butuh energi. Overthinking butuh "dikunci". 
Nge-charge badan = makan, tidur, dan olahraga. Nge-charge otak yang overthinking = nulis, ngomong, atau ngalihin fokus. Coba journaling 5 menit. Tulis semua yang muter dikepala. Ajaibnya otak lebih lega. Karena dia udah "ngedownload" isi nya keluar. 

----> Berikut 5 tanda bahwa otakmu mungkin sedang overload (kelebihan beban mental), bukan sekadar mengantuk atau kurang tidur:
  1. Sulit fokus meski sudah cukup istirahat
    • Pikiran mudah melayang.
    • Sulit menyelesaikan tugas sederhana.
    • Sering membaca kalimat yang sama berulang kali.
  2. Mudah lupa pada hal-hal kecil
    • Lupa tujuan masuk ke suatu ruangan.
    • Lupa meletakkan barang.
    • Sulit mengingat informasi yang baru saja didengar.
  3. Emosi lebih sensitif dari biasanya
    • Mudah marah atau frustrasi.
    • Cepat merasa kewalahan.
    • Hal kecil terasa sangat mengganggu.
  4. Merasa sibuk terus, tetapi hasilnya sedikit
    • Berpindah-pindah tugas tanpa benar-benar menyelesaikannya.
    • Sulit menentukan prioritas.
    • Merasa "otak penuh" meski pekerjaan tidak terlalu banyak.
  5. Sulit berpikir jernih atau mengambil keputusan
    • Keputusan sederhana terasa berat.
    • Terlalu banyak menganalisis.
    • Pikiran terasa "buntu" atau lambat
Jadi itu dia kenapa tubuh kalian sedang lelah, bukan butuh tidur juga ya kawan. Mungkin bisa jadi kalian sedang overthinking. Kalian bisa kok cari kesibukan lain kalau sedang overthinking. Jadi kurang kurangin ya memikirkan hal yang belum terjadi. Karena kalau sering seperti itu bisa jadi kamu memang overthinking. ✌

Jadi jangan nyalahin kalau kamu kurang tidur ya... tanya ke diri kamu sendiri :
Ini capek badan atau otak yang gak pernah diem???

Kalau kamu ngerasa relate sama 3 dari 5 tanda di atas berarti kamu sedang overthinking. 
Biar kita sama sama belajar ngerem overthinking bareng bareng ya. 

Kan sudah dijelaskan dengan panjang dan tepat kan di artikel kali ini. Jadi gimana kawan??? Jangan overthinking mulai sekarang ya... Jalankan saja apapun yang harus dan wajib dijalani. Jangan suka banyak pikiran tentang hal yang tidak tidak dan yang belum terjadi ya kawan. 👀

NB : artikel ini dibuat sendiri dengan bantuan Ai dan foto juga berasal dari pexels. 

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. 🙏


Overthinking vs Action 과도한 사고 vs 행동 : Pilih Mana Biar Hidup Kamu Enggak Stuck

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini yaa kawan. 
Kamu tim mikir 1000x tapi gak mulai mulai, atau tim hajar dulu baru mikir??? 
Jujur deh yaa mendingan... 
Overthinking itu capek banget. 
Otak muter, badan diem. 
Hasilnya pasti 0 (NOL)

Pernahkah kalian memiliki banyak rencana, tetapi semuanya hanya berakhir di kepala? Ingin memulai bisnis, belajar keterampilan baru, membuat konten, atau mengejar impian tertentu, tetapi justru sibuk memikirkan berbagai kemungkinan buruk?

Jika ya, mungkin kamu sedang mengalami overthinking.

Di sisi lain, ada orang yang tidak selalu memiliki rencana sempurna, tetapi mereka terus bergerak, mencoba, belajar dari kesalahan, lalu berkembang. 

Perbedaannya bukan karena mereka lebih pintar, melainkan karena mereka memilih action dibanding terus tenggelam dalam pikiran.

1. Apa itu overthinking???

Overthinking adalah kebiasaan berpikir secara berlebihan terhadap suatu masalah, keputusan, atau situasi hingga menghabiskan banyak waktu dan energi mental tanpa menghasilkan solusi yang nyata.
Overthinking = mikir kebanyakan, tapi enggak ada aksi.
Ciri cirinya : Takut gagal, Takut di judge, Nunggu momen sempurna, Scroll tapi enggak eksekusi
Ujungnya : energi habis buat mikir, bukan buat maju

2. Kenapa action selalu menang???
Action itu berantakan di awal, tapi dia selalu ngasih data
Mikir 1 jam belum tentu dapet insight. Tapi coba upload 1 konten kamu langsung tahu jadi FYP enggak
Action ---> Evalusasi ---> Perbaiki.
Itu rumusnya orang yang udah duluan sampe tujuan.

3. Cara pindah dari Overthinking ke Action, hari ini juga
---> Aturan 5 detik : hitung mundur 5,4,3,2,1 langsung kerjain ya kawan
---> Mulai jelek dulu : Gausah nunggu sempurna
---> Batasin waktu mikir : Kasih waktu 10 menit buat riset. 

Lewat dari itu = Langsung eksekusi.  

Seseorang yang overthinking biasanya terus mengulang skenario yang sama di dalam pikirannya.

Misalnya:

  • "Bagaimana kalau gagal?"
  • "Bagaimana kalau orang lain tidak suka?"
  • "Apa ini keputusan yang tepat?"
  • "Bagaimana kalau nanti saya menyesal?"

Semakin banyak dipikirkan, semakin sulit mengambil keputusan.

Alih-alih menemukan jawaban, overthinking justru membuat seseorang terjebak dalam lingkaran keraguan.

Action adalah proses mengambil langkah nyata untuk mencapai tujuan.

Action bukan berarti selalu melakukan sesuatu yang besar.

Justru tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali menghasilkan perubahan yang jauh lebih besar dibanding rencana yang hanya tersimpan di kepala.

Contohnya:

  • Menulis satu halaman setiap hari.
  • Berolahraga selama 15 menit.
  • Membaca 10 halaman buku.
  • Mengunggah satu konten.
  • Menghubungi satu calon pelanggan.

Semua itu adalah bentuk action.

Perbedaan Overthinking dan Action

OverthinkingAction
Fokus pada kemungkinan gagalFokus pada langkah berikutnya
Menunggu kondisi sempurnaMemulai dengan kondisi yang ada
Menghabiskan energi untuk berpikirMenggunakan energi untuk bergerak
Takut melakukan kesalahanMenganggap kesalahan sebagai pembelajaran
Banyak rencanaBanyak pengalaman

Kesimpulan

Overthinking membuat seseorang terjebak dalam dunia pikiran, sedangkan action membawa seseorang menuju pengalaman, pembelajaran, dan hasil nyata.

Berpikir memang penting untuk merencanakan langkah, tetapi berpikir tanpa tindakan hanya akan menjadi angan-angan.

Mulailah dari langkah kecil hari ini. Tidak perlu menunggu waktu yang sempurna, karena kemajuan lahir dari keberanian untuk memulai.

Ingat, kesuksesan bukan dimiliki oleh mereka yang paling banyak berpikir, tetapi oleh mereka yang berani mengambil tindakan dan terus belajar dari setiap langkah yang dijalani.

Jadi gimana??? Kalian tim mulai duluan atau nunggu sempurna??? Kalo menurut saya sih mending mulai duluan ya kawan. Masalah bagus atau enggak nya kayaknya nanti aja deh kawan. Kalo saya sih mending mulai duluan. 

Nih buktinya masih memulai artikel secara konsisten biar bisa monetisasi secepatnya hehehehe. Jadi gimana kawan??? Mendingan mulai duluan yuk, jika kita akan mencapai suatu rencana. Jangan di tunda tunda ya kawan. Karena kita enggak tahu di tangga keberapa kita bakalan sukses nantinya. 

Mending mulai apa apa dari hal kecil ya kawan. 

Dengan begitu dijamin kalian akan cepat menuju tangga kesuksesan. 

Hehehe, kayaknya segini dulu ya cuap cuap saya kali ini. 

Besok mau dibikinkan konten apa nih kawan??? 

Langsung aja koment ya kawan biar saya juga mendapatkan masukan dan saran bagusnya dijadikan konten apa lagi atau kalo ada yang mau menilai blog ini silahkan saja ya kawan saya akan mendengar masukan kalian. 🙏

NB : Artikel ini dibantu Ai akan tetapi masih dalam parafrase saya sendiri. Foto dari pexels ya kawan.  

#strongercontentwritter

#nulislagi

#blogger

Salam, Amoris. ✌

Cuap Cuap Psikologi : 3 Mistake Of Mental Health Paling Fatal Yang Sering Dilakuin

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan semuanya. Kali ini saya akan mengupas kesalahan fatal apa yang kadang kalian lakuin dalam mental health nih ya....☺

Kali ini saya akan mengupas kesalahan yang menurut kalian biasa banget dilakuin akan tetapi kalian enggak sadar ngelakuinnya, kira-kira apa saja yaudah yuk langsung aja Amoris kupas dengan matang dan pastinya kalian suka dan berasa lah kok gue banget. Wkwkwkwkwkw. 

Ini dia Cuap Cuap Psikologi tentang : Mistake Of Mental Health Paling Fatal Yang Sering Dilakuin =

1. Overthinking semaleman---> kalian pernah kan merasa sudah melakukan ini dan itu dan takut buat lihat hasilnya??? Iya jadi kalian merasa duh gue bener enggak sih??? Atau kalian ngerasa wah ini dia yang gue lakuin dan gue tunggu tunggu. Nah overthinking adalah perasaan gangguan psikis yang sering terjadi ya kawan semuanya. Karena overthinking ini masuk ke dalam gangguan psikis dan sering dialami siapa saja membuat kalian yang terkena imbasnya merasa minder, kurang percaya diri dan kadang suka malu malu.
Padahal overthinking itu mudah di cegah lho kawan semua. Iya kalian wajib percaya diri dan pastinya yakin dengan apa yang kalian lakukan ya kawan. Overthinking mending dibuang jauh aja sekalian ya kawan. Hehehehe.

2. Merasa baik baik saja padahal sedang dalam masalah--->  kalian pernah kan bilang engga papa padahal lagi ada apa apa hehehehe. Iya jadi ini membuat otak kalian sok bisa dan mampu kawan. Makanya kalian bertindak tidak ada apa apa padahal ada apa apa alias ada masalah. Iya paham kalian tidak mau membebani yang nanya kan. Akan tetapi jangan seperti itu ya kawan. Kalian kalo ditanya bilang aja iya ada masalah sedikit, begitu. Kadang berasa enggak ada apa apa padahal masalah lagi numpuk adalah ciri orang yang plin plan dong kawan. Hehehehe. Iya kalo ada masalah yaudah bilang aja iya ada sedikit, siapa tau yang nanya bisa kasih solusi ke kalian. Gitu ya kawan. Nah kalian bisa juga tuh banyakin rasa yang mampu membuat masalah menjadi sebuah solusi ekstra yang tidak akan kenapa napa. 

3. Bandingin diri kalian dengan orang-orang di Instagram atau sosial media---> kalian pernah kan bandingin diri kalian dengan orang sekitar??? Nah itu dia masalahnya kawan. Sampai hari ini kalian pasti sering merasa gini kan??? Nah tips nya dari saya kurang-kurangin deh kalo bisa jangan. Karena apa??? Setiap individu tuh dikasih yang namanya kelebihan dan kekurangan, makanya jangan sering banding bandingin diri kalian dengan orang lain apalagi dari sosial media. Kayaknya itu cara paling minim yang kalian lakuin deh kawan. Hari ini udah jangan banding bandingin deh kawan, misalnya kayak iri atau minder mending buang jauh jauh deh ya kawan semuanya. Kalian sudah diciptakan dengan kekurangan dan kelebihan masing masing ya kawan. 

Nah kayaknya itu dia deh cuap cuap kali ini ya kawan. Gimana udah tinggal tonton dan baca aja kan kalian disini dan di sosmed saya. Iya kalian tinggal milih mau dibaca atau ditonton??? Karena saya bikin di artikel dan di video ya kawan. Hehehe sering sering aja stalking Instagram, Facebook, Threads dan blogger saya ini kawan ya. Saya bakalan bikin konten yang oke bagi kalian semuanya. Karena kalian adalah raja dan ratu yang wajib saya berikan feedback yang keren juga. 

Makasih banyak yang sering mampir ke sini ataupun sosial media saya lainnya ya kawan. Saya hanyalah author yang sering bikin konten di sosial media dan berkarya dengan maksimal dengan semua sosial media yang saya punya. Mau nya harapan saya dapat monetisasi dan menjadi ladang ilmu buat kalian yang ingin tahu tentang psikologi, mental health dan lainnya. Pokoknya mau berdaya guna yang bermanfaat aja kawan. Karena apa??? Karya perlu di buat bagi kalian yang ingin berkembang dengan baik dan mandiri ya kawan. Kalian bisa membeli ebook saya juga di Keranjang Ijo Saya ya kawan. Semoga dengan saya sering bikin konten dan konsisten saya dapat gajian juga hehehehe. Jujur masih minim banget earning nya kawan hehehe. 

Ya semoga konten lancar...
Rezeki juga lancar hehehehe....

Sekian dan terimakasih. 🙏

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

Salam, Amoris. 👀❤✌




Capek Tapi Nggak Ngapa-ngapain? Ini 3 Penyebab Burnout + Cara Ngatasinya

For The Your Reading

Kenapa Scroll HP Bisa Bikin Capek Kayak Lari Marathon?

---->Ngerasa capek padahal seharian cuma rebahan scroll HP? Kenali penyebab burnout & 3 cara ngatasin capek mental biar hidup lebih ringan. Baca tips Amoris di sini.

Kembali lagi dengan Amoris di sini ya, kawan. Kali ini mau bikin artikel mengenai psikologi. Kenapa kita merasa cape dengan scroll hape tiap waktu??? Padahal kita cuma scroll hape saja sambil rebahan lho ya. Kali ini kita bedah psikologi hal yang paling aneh tapi nyata: kenapa kita bisa capek banget padahal seharian cuma scroll HP sambil rebahan???Padahal cuma ngedit tulisan 2 paragraf. Padahal cuma buka laptop 10 menit. Tapi berasa kayak abis lari marathon, berat banget mau mulai. Ya, mungkin itu tanda stres berat. Tapi kawan harus tahu: "capek mental" ini bisa nyamperin siapa aja, kapan aja. Bahkan pas kita lagi "nggak ngapa-ngapain".

*3 Tanda Capek Mental yang Sering Diabaikan*

Dan iya lho kawan capek mental itu bisa menyerang siapa saja yang tidak jaga kesehatannya lho ya. Kalo kalian mau tahu capek mental lebih berat daripada sakit fisik lho kawan. Biasanya psikis itu bisa menyerang orang-orang yang bekerja penuh tekanan dapat membuat kalian berubah dan meledak dengan sendirinya. Makanya saya mau mengingatkan kepada kalian kalo penyakit psikis itu lumayan bahaya lho ya. Bisa bisa kalian tidak bisa mengontrol apapun yang menyerang dan mengancam kalian lho kawan.

"Cobalah cek kondisi mental ke psikolog kalo udah ngerasa nggak kuat". 

Biar aman + nggak missleading mengenai psikis atau kalian bisa mengurusnya dengan berolahraga mental seperti yoga, meditasi, ya pokoknya kalian bergerak deh kawan mulai hari ini jangan males dan kebanyakan duduk. Kerja dengan dibawah tekanan sama saja dengan membuat kalian masuk ke salah satu pintu penyakit mental. Jika kalian dipaksa dengan kuat yaudah jiwa kalian juga bisa sakit lho kawan, sungguh deh. Iya mendingan kalian check psikis kalian ya kawan, karena apa??? Di dalam jiwa yang sehat terdapat sebuah anugrah yang memungkinkan kalian mudah ngapa-ngapain.

*Cara Sehatin Psikis: Mulai dari Hal Kecil Ini*

Ada kan cuma scroll atau bikin konten rasanya cape banget kayak nguli bangun rumah hehehehe. Ya gitu deh kawan kadang jiwa sedang lelah akan tetapi kita dipaksa dengan kuat biar kita mampu. Itu salah besar kawan. Makanya mulai sekarang cobalah kayak latihan yoga, meditasi dan merawat diri biar mental nya sehat juga ya kawan. Masa cuma badan doang yang diurus sih. Nah kalian baru tahu kan sekarang. Makanya dari sekarang buat lah psikis kita sehat juga, jadi jangan badan doang yang sehat ya kawan semuanya. Cobalah keluar rumah liat sekeliling kalian, lihat pemandangan yang hijau dan kurangi scroll hape atau apapun itu. Mencari informasi di sosial media jangan terlalu berlebihan ya kawan. Takutnya kalian malah sakit. 

Carilah informasi yang relevan dan mendukung hidup sehat bagi kalian. Cobalah yoga, meditasi, dan tunjukkan kalo kalian mampu dengan segala kekurangan dan kelebihan kalian. Mulai lah dengan perubahan gaya hidup ya kawan. Jangan berlebihan dalam hal apapun, dan kurangi membandingkan kalian dengan orang-orang ya kawan.

"Lu tim capek fisik atau capek mental nih?"

Spill di komen ya kawan, kita ngobrol bareng di bawah ��"

Sekian dan terimakasih atas konten psikologi kali ini ya 🙏

Disclaimer: Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi + riset umum seputar kesehatan mental. Bukan pengganti saran dari psikolog atau tenaga profesional. Kalo capek mental udah ganggu tidur, makan, atau aktivitas harian, jangan ragu konsul ke ahlinya ya.  Kita sama-sama jaga kewarasan 💛

Sumber Gambar : Pexels

#strongercontentwritter

#nulislagi

#blogger

ㄴ다ㅑ무 ㅇ무 ㅅㄷ갸ㅡ맘냐ㅗ

Salam, Amoris ✌

 

Ilmu Psikologi Yang Selalu Relevan Dan Teruji Dalam Mental Health : Artikel Wajib Kamu Tahu Tentang Psikologi

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kali ini saya ingin membuat artikel untuk kalian semua nya tentang psikologi terutama mental health yang selalu berjalan relevan dan teruji. Kesehatan mental bukan sekadar topik modern atau tren media sosial. Dalam dunia Psikologi, ada sejumlah prinsip yang tetap relevan lintas zaman karena berhubungan langsung dengan cara manusia berpikir, merasakan, dan bertahan hidup. Teknologi berubah, budaya berubah, tetapi struktur dasar emosi manusia relatif sama. 

Tidak terlepas dari itu, psikis yang terjadi dalam diri setiap individu dapat kita cegah dengan penanganan mental health yang tepat. Kita bisa memilah agar kita tidak stres dan mengalami depresi. Dengan pengetahuan mengenai mental health kita makin belajar dan pastinya tahu apa saja yang wajib kita lakukan dan kita hindari untuk mengatasi penyakit stres atau depresi yang dapat menyerang kapan waktu saja kawan. Makanya kali ini saya akan memberitahukan itu semuanya dan akan kita kupas tuntas ya kawan disini. 

1. Emosi Tidak Harus “Dihilangkan”

Banyak orang menganggap kesehatan mental berarti selalu bahagia. Padahal dalam psikologi modern maupun klasik, emosi negatif bukan musuh.

Rasa sedih membantu manusia memproses kehilangan.
Rasa takut membantu manusia bertahan dari ancaman.
Rasa marah memberi sinyal bahwa ada batas yang dilanggar.

Masalah biasanya muncul bukan karena emosi itu ada, tetapi karena:

  • emosi ditekan terus-menerus,
  • tidak dipahami,
  • atau dilampiaskan secara destruktif.

Konsep ini banyak dipakai dalam pendekatan seperti Emotional Regulation dan terapi modern seperti Cognitive Behavioral Therapy.

2. Pikiran Mempengaruhi Perasaan

Salah satu temuan paling konsisten dalam psikologi adalah bahwa interpretasi manusia terhadap suatu kejadian sering lebih berpengaruh daripada kejadian itu sendiri.

Contoh:

  • “Saya gagal sekali” bisa dipersepsikan sebagai:
    • “Saya bodoh.”
    • atau “Saya sedang belajar.”

Peristiwa sama, dampak mental berbeda.

Prinsip ini menjadi dasar banyak terapi psikologis modern. Cara seseorang berbicara kepada dirinya sendiri sangat mempengaruhi:

  • kecemasan,
  • rasa percaya diri,
  • hingga depresi.

3. Manusia Membutuhkan Koneksi Sosial

Dalam psikologi perkembangan dan neuroscience modern, hubungan sosial adalah kebutuhan biologis, bukan sekadar pelengkap hidup.

Kesepian kronis dapat meningkatkan:

  • stres,
  • gangguan tidur,
  • risiko depresi,
  • bahkan masalah kesehatan fisik.

Sebaliknya, memiliki satu hubungan yang aman dan suportif dapat menjadi faktor protektif besar terhadap gangguan mental.

Konsep ini berkaitan dengan Attachment Theory yang dikembangkan oleh John Bowlby.

4. Trauma Tidak Selalu Berbentuk Kekerasan Besar

Banyak orang mengira trauma hanya berasal dari perang atau kecelakaan besar. Dalam psikologi modern, pengalaman kecil tetapi berulang juga dapat memengaruhi mental seseorang.

Contohnya:

  • sering diremehkan,
  • hidup dalam kritik terus-menerus,
  • kurang validasi emosional saat kecil,
  • atau tumbuh di lingkungan tidak aman.

Pengalaman yang terus-menerus membuat sistem saraf berada dalam mode “siaga”, sehingga seseorang lebih mudah:

  • cemas,
  • sulit percaya pada orang,
  • atau merasa tidak aman.

Ini berkaitan dengan pemahaman modern tentang Post-Traumatic Stress Disorder dan trauma kompleks.

5. Otak Bisa Berubah

Salah satu konsep paling optimistis dalam psikologi dan neuroscience adalah Neuroplasticity.

Artinya:

  • pola pikir dapat dilatih,
  • kebiasaan dapat diubah,
  • respons emosional dapat dipelajari ulang.

Meskipun perubahan tidak instan, otak manusia terus membentuk koneksi baru berdasarkan pengalaman dan latihan berulang.

Karena itu:

  • tidur cukup,
  • olahraga,
  • meditasi,
  • journaling,
  • dan hubungan sosial sehat

benar-benar memiliki dampak biologis terhadap kesehatan mental.

6. Self-Awareness Adalah Fondasi Kesehatan Mental

Psikologi selalu menekankan pentingnya memahami diri sendiri:

  • Apa yang saya rasakan?
  • Kenapa saya bereaksi seperti ini?
  • Pola apa yang terus berulang?

Tanpa kesadaran diri, seseorang mudah hidup dalam “mode otomatis”:

  • bereaksi impulsif,
  • menghindari emosi,
  • atau terus mengulang pola yang merugikan.

Kesadaran diri bukan berarti overthinking.
Kesadaran diri adalah kemampuan mengenali kondisi internal dengan jujur dan tenang.

7. Kesehatan Mental Bukan Tentang Menjadi Sempurna

Dalam banyak pendekatan psikologi modern, tujuan kesehatan mental bukan menjadi manusia tanpa masalah. Tujuannya adalah:

  • mampu beradaptasi,
  • memahami diri,
  • membangun hubungan sehat,
  • dan tetap berfungsi meski hidup tidak selalu ideal.

Konsep resilience atau daya lenting menjadi sangat penting di sini.

Resilience bukan berarti tidak pernah jatuh, tetapi mampu pulih dan melanjutkan hidup.

----> Ilmu psikologi terus berkembang, tetapi beberapa prinsip dasar tetap relevan:

  • emosi perlu dipahami,
  • pikiran memengaruhi kondisi mental,
  • manusia membutuhkan koneksi,
  • trauma bisa tersembunyi,
  • dan perubahan selalu mungkin terjadi.

Mental health bukan tujuan akhir yang “selesai dicapai”. Ia lebih mirip proses memahami diri sendiri secara berkelanjutan.

Di tengah dunia yang cepat berubah, pemahaman psikologi tetap relevan karena manusia tetap memiliki kebutuhan emosional yang sama: merasa aman, dipahami, dan memiliki makna dalam hidup.

Jadi itu dia konsep tentang mental health dalam ilmu psikologi secara relevan dan mengalir. Dalam konteksnya mental health dapat kita pilah sebagai ilmu yang dapat mengurangi stres dan depresi. Ilmu psikologi kali ini mengungkapkan bahwa psikis juga butuh pengetahuan jadi bukan fisik saja yang butuh olahraga atau makan. 

Melainkan psikis juga harus di pelajari juga ya agar imbang. Karena jika psikis saja terganggu bagaimana fisik bisa berjalan dengan semestinya ya kawan. Mulai sekarang kenali yuk gejala psikis kalian apakah kalian mudah depresi atau mengalami gangguan psikis lainnya. Saya harap jangan sampai ya kawan, hehehehehe. Sekian dan terimakasih sudah mampir. 

#strongercontentwritter

#nulislagi

#blogger

Salam, Amoris ✌❤👀

Memahami Psikologi Sebagai Ilmu Tentang Perilaku Dan Proses Mental Yang Wajib Kamu Tahu Lebih Jauh Serta Lengkap Di Sini Ya Kawan

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan semuanya. Kali ini saya akan membuat artikel tentang psikologi sesuai dengan judul yang ada ya kawan. Kalian penasaran kan apa artikel nya??? Dengan bantuan beberapa asisten online kali ini saya akan mengupas dengan lebih jelas dan detail ya kawan semuanya. Yuk langsung aja kita kupas. 

Psikologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia. Sebagai disiplin ilmiah, psikologi tidak hanya berfokus pada apa yang tampak secara lahiriah, tetapi juga menggali proses internal seperti pikiran, emosi, persepsi, dan motivasi. Pemahaman terhadap psikologi menjadi penting karena membantu individu mengenali diri sendiri serta memahami orang lain dalam berbagai konteks kehidupan.

Pengertian dan Ruang Lingkup Psikologi

Secara umum, psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari perilaku (behavior) dan proses mental (mental processes). Perilaku mencakup tindakan yang dapat diamati, sedangkan proses mental meliputi aktivitas internal seperti berpikir, mengingat, dan merasakan.

Menurut Wilhelm Wundt, yang dikenal sebagai pelopor psikologi modern, psikologi harus dipelajari secara ilmiah melalui eksperimen. Pendekatan ini menandai peralihan psikologi dari filsafat menuju ilmu yang berbasis penelitian.

Seiring perkembangannya, psikologi memiliki berbagai cabang, antara lain:

  • Psikologi klinis (fokus pada gangguan mental)
  • Psikologi perkembangan (mempelajari perubahan sepanjang kehidupan)
  • Psikologi sosial (mengkaji interaksi antarindividu)
  • Psikologi kognitif (mempelajari proses berpikir)

Landasan Teori dalam Psikologi

Dalam memahami perilaku manusia, terdapat beberapa teori utama yang menjadi landasan dalam psikologi:

  1. Teori Psikoanalisis
    Teori ini dikembangkan oleh Sigmund Freud, yang menekankan bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh alam bawah sadar. Freud membagi struktur kepribadian menjadi tiga bagian: id, ego, dan superego. Konflik antara ketiganya diyakini membentuk perilaku individu.
  2. Teori Behaviorisme
    Tokoh seperti B. F. Skinner berpendapat bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan melalui proses belajar. Konsep utama dalam teori ini adalah penguatan (reinforcement) dan hukuman (punishment).
  3. Teori Humanistik
    Dipelopori oleh Abraham Maslow, teori ini menekankan potensi manusia untuk berkembang. Maslow terkenal dengan hierarki kebutuhan, yang menjelaskan bahwa manusia memiliki kebutuhan bertingkat mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri.
  4. Teori Kognitif
    Teori ini menyoroti bagaimana manusia memproses informasi. Tokoh seperti Jean Piaget menjelaskan bahwa perkembangan kognitif terjadi melalui tahapan tertentu, terutama pada masa anak-anak.

Peran Psikologi dalam Kehidupan Sehari-hari

Psikologi memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam pendidikan, psikologi membantu memahami cara belajar yang efektif. Dalam dunia kerja, psikologi digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Sementara itu, dalam kehidupan sosial, psikologi membantu membangun hubungan yang sehat dan komunikasi yang efektif.

Selain itu, pemahaman psikologi juga dapat membantu individu dalam mengelola stres, mengambil keputusan, serta meningkatkan kesadaran diri (self-awareness). Dengan demikian, psikologi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Jadi gimana kawan??? Udah mengerti sejauh ini mengenai psikologi sebagai ilmu dan tentang perilaku serta proses mental bagi seorang individu???

Kesimpulan

Psikologi sebagai ilmu memberikan pemahaman mendalam tentang perilaku dan proses mental manusia. Dengan berbagai pendekatan teori seperti psikoanalisis, behaviorisme, humanistik, dan kognitif, psikologi menawarkan perspektif yang beragam dalam memahami manusia. Oleh karena itu, mempelajari psikologi dapat menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup, baik secara individu maupun sosial.

#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger

ㄴ다ㅑ무 ㅇ무 ㅅㄷ갸ㅡ맘냐ㅗ 녕모 ㅡ므ㅔㅑᆨ

Salam, Amoris 👀✌

Memahami Psikologi Dan Kesehatan Mental : Panduan Lengkap Untuk Kebutuhan Sehari-Hari Yang Baik Bagi Tubuh Dan Psikis Individu

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kali ini saya akan membuat sebuah artikel mengenai psikologi yang dibutuhkan oleh seorang individu. Kesehatan mental sangat berpengaruh dengan keadaan psikis yang kita miliki. Apakah kita stress atau mengalami masalah dalam mental kita sehari-hari. Jadi gimana sih menurut kalian psikis kita yang harus di rasakan dan kita rawat??? Haruskah kita konseling dengan psikiater untuk kebutuhan psikis kita ini. Yuk langsung aja kita kupas di sini.

Pendahuluan

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku, pikiran, dan emosi manusia. Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, pemahaman tentang psikologi menjadi semakin penting, terutama dalam konteks kesehatan mental. Artikel ini akan membahas secara umum tentang psikologi serta kaitannya dengan mental health secara komprehensif namun tetap mudah dipahami untuk pembaca blog pribadi.

Apa Itu Psikologi?

Psikologi berasal dari kata Yunani psyche (jiwa) dan logos (ilmu). Secara sederhana, psikologi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia berpikir, merasakan, dan bertindak. Psikologi mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari perkembangan anak, hubungan sosial, hingga gangguan mental.

Beberapa cabang utama psikologi meliputi:

  • Psikologi klinis (kesehatan mental dan terapi)
  • Psikologi perkembangan (perubahan sepanjang hidup)
  • Psikologi sosial (interaksi antar manusia)
  • Psikologi kognitif (proses berpikir dan memori)

Apa Itu Kesehatan Mental?

Kesehatan mental adalah kondisi di mana seseorang mampu mengelola emosi, menghadapi stres, bekerja secara produktif, dan berkontribusi dalam lingkungannya. Kesehatan mental bukan hanya tentang tidak adanya gangguan, tetapi juga tentang kesejahteraan secara keseluruhan.

Seseorang dengan mental yang sehat umumnya:

  • Mampu mengelola stres dengan baik
  • Memiliki hubungan sosial yang sehat
  • Bisa mengambil keputusan secara rasional
  • Memiliki rasa percaya diri yang cukup
Hubungan Psikologi dan Kesehatan Mental

Psikologi memberikan dasar ilmiah untuk memahami kesehatan mental. Dengan mempelajari pola pikir dan perilaku, psikologi membantu kita:

  • Mengenali emosi diri sendiri
  • Memahami penyebab stres atau kecemasan
  • Mengembangkan strategi coping (cara mengatasi masalah)
  • Memberikan intervensi seperti terapi atau konseling

Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental
Kesehatan mental dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan:

a. Faktor biologis
Genetik, hormon, dan kondisi otak dapat memengaruhi kondisi mental seseorang.

b. Faktor psikologis
Trauma masa kecil, pola pikir negatif, dan pengalaman hidup.

c. Faktor sosial
Lingkungan keluarga, pekerjaan, tekanan sosial, serta hubungan interpersonal.

Jenis-Jenis Gangguan Mental Umum

Beberapa gangguan mental yang sering terjadi antara lain:

  • Depresi
  • Gangguan kecemasan
  • Stres berlebihan (burnout)
  • Gangguan tidur
  • Gangguan bipolar

Penting untuk diingat bahwa gangguan mental adalah kondisi yang nyata dan dapat ditangani dengan bantuan profesional.

Cara Menjaga Kesehatan Mental
Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Mengenali emosi diri: Sadari apa yang sedang dirasakan tanpa menghakimi
  • Mengelola stres: Lakukan relaksasi seperti meditasi atau olahraga
  • Menjaga hubungan sosial: Berbicara dengan orang terpercaya
  • Istirahat yang cukup: Tidur berkualitas sangat berpengaruh
  • Mencari bantuan profesional: Jangan ragu berkonsultasi dengan psikolog

Pentingnya Kesadaran Mental Health di Era Modern
Di era digital dan serba cepat, tekanan hidup semakin meningkat. Banyak orang mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi tanpa disadari. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental agar:

  • Mengurangi stigma terhadap gangguan mental
  • Mendorong orang mencari bantuan
  • Menciptakan lingkungan yang lebih suportif
Kesimpulan
Psikologi membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik. Sementara itu, kesehatan mental adalah fondasi penting untuk menjalani hidup yang seimbang dan bermakna. Dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang keduanya, kita dapat menciptakan kualitas hidup yang lebih baik, baik secara individu maupun sosial.

Penutup
Menjaga kesehatan mental bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Mulailah dari hal kecil, seperti memahami emosi dan memberi waktu untuk diri sendiri. Karena pada akhirnya, kesehatan mental adalah kunci untuk hidup yang lebih bahagia dan produktif.

Jadi itu dia artikel yang dapat saya berikan kepada kalian ya kawan. Menurut saya kesehatan mental sangatlah dibutuhkan agar kita juga menjalaninya baik dan sehat. Jadi segitu dulu ya kawan artikel mengenai psikologi kali ini. Semoga saya bisa memberikan artikel yang oke-oke buat kalian semua ya.

#strongercontentwritter
#blogger
#nulislagi

Salam, Amoris ✌

ㄴ다ㅑ무 ㅇ무 ㅅㄷ갸ㅡ맘냐ㅗ 녕모 ㅡ므ㅔㅑᆨ ㅏᆮ 냐ㅜㅑ ㅛᆷ ㅏㅁㅈ무


Psikologi Sebagai Landasan Kita Hidup Dengan Penyempurnaan Sebuah Teori Yang Bersumber Dari Hati Nurani

For The Your Reading

Kembali lagi dengan Amoris disini. Kali ini saya akan membuat sebuah tulisan psikologi yang mengarah kepada dunia sehari-hari. 

Dengan ilmu yang saya sudah tekuni akan tetapi belum selesai membuat psikologi menjadikan lingkup pelajaran yang sangat di butuhkan. 

Jadi apa yang dibutuhkan dengan sumber psikologi adalah sebuah landasan ilmu tentang psikis dan jiwa.

Kata lain yang lebih mendasar dengan keutamaan yang memang nyata maka sebuah penyampaian akan berjalan dengan kebutuhan yang memang setara. Kini sebuah pelajaran hidup dapat dijadikan bahan ajar dengan keutamaan yang signifikan.

Psikologi, sebagai studi tentang perilaku manusia dan proses mental, dapat menjadi sumber pelajaran yang sangat berharga dalam hidup kita. 

Memahami diri sendiri merupakan pelajaran yang sangat dibutuhkan dalam kelangsungan hidup manusia. 

Sungguh pelajaran yang dapat kita ambil dari sehari-hari merupakan pelajaran yang sangat penting dan tidak ternilai harganya.

Kini sebuah pencapaian dengan kebutuhan manusia sangat penuh dengan keharusan yang memang ada dan nyata.

Jadi psikologi merupakan ilmu sehari-hari juga yang harus dilakukan, dalam perjalanannya psikologi merupakan ilmu tatanan kehidupan manusia, karena lewat psikologi kita mempelajari apa yang dimaksud dengan psikis, rohani, dan budi pekerti. 

Sungguh nilai psikologi adalah jembatan ilmu yang merajuk ke semua bidang lingkup sehari-hari. Sangat dibutuhkan pelajaran yang berharga untuk ruang lingkup sehari-hari.

Berikut beberapa cara psikologi berfungsi sebagai sumber pelajaran dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Memahami Diri Sendiri: Psikologi membantu kita memahami diri kita dengan lebih baik, termasuk emosi, motivasi, dan pola pikir kita. Dengan mengenali kekuatan dan kelemahan diri, kita dapat lebih mudah mengelola stres, mengembangkan kebiasaan positif, dan meningkatkan kualitas hidup.

  2. Meningkatkan Hubungan Sosial: Pemahaman tentang psikologi manusia memungkinkan kita untuk berinteraksi lebih baik dengan orang lain. Kita bisa lebih empati terhadap perasaan orang lain, memahami konflik, dan mencari solusi yang lebih konstruktif. Hal ini sangat penting dalam hubungan pribadi, profesional, maupun sosial.

  3. Mengatasi Masalah dan Stres: Psikologi juga mengajarkan teknik-teknik untuk mengelola stres dan kecemasan, seperti relaksasi, meditasi, dan pengelolaan waktu. Dengan belajar cara berpikir lebih rasional dan mengelola emosi, kita bisa menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.

  4. Memahami Motivasi dan Tujuan: Psikologi memberikan wawasan tentang apa yang memotivasi seseorang untuk bertindak. Dengan memahami teori motivasi, seperti teori kebutuhan Maslow atau teori pembelajaran, kita bisa lebih memahami mengapa orang bertindak dengan cara tertentu dan bagaimana kita bisa memotivasi diri sendiri untuk mencapai tujuan.

  5. Peningkatan Kesehatan Mental: Mengingat pentingnya kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari, psikologi juga mengajarkan cara-cara untuk menjaga kesehatan mental, termasuk teknik terapi dan konseling yang bisa membantu individu mengatasi depresi, kecemasan, dan gangguan emosional lainnya.

  6. Pembelajaran Seumur Hidup: Psikologi juga mengajarkan bahwa manusia terus berkembang sepanjang hidup. Ini mencakup perkembangan kognitif, emosional, dan sosial. Dengan memahami proses perkembangan ini, kita bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam hidup kita, baik dalam usia muda, dewasa, maupun lanjut usia.

  7. Keputusan dan Pemecahan Masalah: Psikologi mengajarkan kita cara berpikir kritis dan membuat keputusan yang rasional. Dengan memahami berbagai bias dan cara berpikir yang dapat memengaruhi keputusan, kita bisa membuat pilihan yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kehidupan sehari-hari ilmu psikologi ini dibutuhkan dengan sebuah penyampaian yang memang seharusnya. Kini pelajaran yang didapatkan selama di bangku kuliah dapat di implementasikan dengan baik dan juga bersyarat.

Sungguh pelajaran ilmu psikologi sangat dibutuhkan oleh sesama manusia. Pelajaran yang selama ini diajarkan membuat saya lebih tahu dan lebih sabar dalam menjalankan kehidupan yang penuh tantangan ini.

Sungguh perasaan yang saya dapatkan saat kuliah dan tidak kuliah sangat terasa berbeda. Sungguh perjalanan yang membuat saya belajar banyak tentang makna kehidupan membuat saya lebih banyak belajar dan mengambil hikmah yang sangat dibutuhkan untuk kelangusungan hidup saya ke depannya.

Sungguh perjalanan yang sangat panjang ini membuat saya sangat ingin membuat sebuah gebrakan baru yang dapat membuat manfaat banyak dalam hidup ini.

Saya banyak belajar dengan konsep bahwa manusia harus saling tolong menolong dan berubah sedemikian rupa adanya.

Dengan tantangan yang sudah hampir berjalan dengan baiknya membuat saya makin ingin merasakan sebuah perubahan yang membawa ke jalan yang lebih baik nantinya.

Sungguh psikologi membuat diri saya yang tadinya tidak paham dengan diri sendiri membuat perubahan yang signifikan dengan apa yang saya kerjakan sehari-hari. 

Sungguh psikologi mengubah pandangan saya yang tadinya kaku menjadi ilmu yang signifikan dan sangat terlatih.

----- > Psikologi dengan mencakup ilmunya membuat sebuah perubahan yang memang nyata.

-----> Psikologi membuat lingkup berpikir jadi lebih luas dan kaya.

-----> Psikologi mencakup ilmu lahir dan batin manusia.

-----> Psikologi membuat kehidupan bermasyarakat menjadi lebih tertata dengan baik dan benar.

Maka saya ingin menekankan jika saya diberikan umur yang lebih panjang saya akan belajar lagi dengan tatanan dan pola hidup yang berbeda untuk mengejar ketinggalan saya yang sangat jauh.

Saya akan memilih prodi psikologi lagi jika nanti ada kesempatan untuk kuliah lagi.

Karena bagi saya ilmu yang saya dapatkan dulu sudah menjadi bekal bagi diri saya yang sekarang, segala masalah yang dulu saya rasakan perlahan membaik dan hilang dengan kekuatan yang saya yakini.

Makanya jika diberikan pilihan saya mungkin akan memilih saya kuliah psikologi dengan tantangan menulis seperti ini saja.

Menurut saya dengan menulis apalagi menulis psikologi membuat saya lebih terarah dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

Dengan menulis membuat kita lebih hidup dan pastinya lebih terarah seperti healing dengan menuliskan apa yang terjadi dengan diri sendiri. 

Saya berharap dengan jalan yang sudah saya putuskan dapat membawa perubahan yang berdampak signifikan baik dan buruknya. ***

#contentwriterpsikologi
#contentecreatorpsikologi
#copywritingpsikologi
#artikelpsikologi
#artikelpsikologisehari-hari
#artikelpsikologidadakan
#artikelpsikologibuatansendiri

Sumber artikel : Bikin sendiri pake chat GPT.
Sumber gambar : Download sendiri dari google.






Psikologi Yang Sangat Menjamur Membuat Penulis Ingin Kuliah Lagi

Kembali lagi dengan saya disini. Hehehe apa sih maksud dari judul di atas? Heheheh jadi apa hayo makna yang pertama kali kalian terima dari judulnya. Jujur di balik rutinitas nulis, kadang ada keinginan penulis ingin kuliah lagi. Tapi saya udah punya komitmen harus cari uang dulu alias enggak mau bebanin mama dan papa serta keluarga dirumah.

Memang dalam perjalanan karir saya cuma tamatan SMA. Karena dua Universitas tidak membuat saya sarjana. Malah keduanya saya tinggalkan. Hehehe, ya begitulah kehidupan jika tidak kuat kalian akan tersisih. Jujur saat tiba waktunya nanti saya akan kuliah sendiri dengan biaya sendiri di fakultas Psikologi tentunya. Karena kan mau lanjutin yang udah tinggal dikit banget.

Hehehe, ya beginilah saya sekarang. Saya hanya memiliki modal netbook Lenovo dan Handphone Android Redmi 5. Jadi saya content menggunakan perangkat itu hehe. Ya, alhamdulilah masih bisa dikasih fasilitas yang dapat mengejar cita-cita saya. Saya mau menulis sebagai hobi dan menghasilkan cuan walaupun saya rasa lumayan susah. Akan tetapi saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saya sudah berjanji dengan diri sendiri dan komitmen sama orang terdekat saya bahwa saya akan sukses dengan usaha sendiri. Saya berjanji akan membuat hidup yang bermanfaat bagi banyak orang. Kini dalam perjalanan karir saya banyak sekali jatuh bangun yang lumayan bisa dibilang sangat berat akan tetapi saya lalui dengan sukacita.

Karena saya percaya kesuksesan tidak didapat dengan mudah melainkan butuh perjuangan. Ya, kemaren saya sudah mencetak buku dan alhamdulilah sudah sold out alias abis yang berarti cetakannya sudah tidak disaya. Akan tetapi saya masih simpan naskahnya. Karena cetaknya cuma 4 eksemplar ya. Enggak banyak. Terus ya, saya juga liat-liat mengenai aplikasi-aplikasi saya yang dulu saya buat buku novel sampai saat ini masih menunggu kejelasannya mengenai penghasilan. Memang di akun bukulaku.id saya sudah ada muncul mutasi poin tapi belum tahu fungsinya apa dan belum dibalas DM saya ke akun bukulaku.id nya di Instagram. Yaudah kita tunggu saja kelanjutan melalui DM Instagram. Kalo kata PJ yang dulu saat saya ikut KMO sih katanya ada yang bayar karena cerita saya di bukulaku.id. Akan tetapi saya masih belum paham dan masih menjadi issue.

Sungguh saat PJ saya bales ke Whatsapp saya kaget karena ada yang bayar katanya akan tetapi pas saya check di pendapatan belum jelas cuma ada poin di riwayatnya. Pokoknya antara bingung dan seneng sih dapet kabar dari PJ saya dulu. Hem yasudahlah kita tinggalkan dulu cerita mengenai pendapatan. Karena apa, kita bahas yang lain aja. Sebenernya kalo kalian mau tahu sih saya berkeiginan sekali untuk mendapat adsense alias monetize blogger ini. Karena apa? Ya saya enggak mau munafik sih bisa dapat selama per bulan dan pastinya yang gaji langsung kan Google. 

Jujur ya kalo dibandingin sama tempat kerja saya sekarang beda jauh hasilnya. Gini aja ya saya kasih analogi. Kemaren udah sempet di kirimin sih di grup whatsapp Tentang Indonesia tapi enggak memuaskan lah menurut saya. Makanya saya nulis lagi ke blogger saya ini karena berharap tinggi biar approve sama Google juga dan saya dapat bulanan. Jujur ya, saya nulis duaduanya di blogger dan Tentang Indonesia hehehe. 

Biarin lah mau kalian bilang saya serakah terserah. Yang penting saya bisa menyalurkan bakat dan hobi menulis saya. Makanya udah ya mending kalian cari kesibukan yang menurut kalian bisa menghasilkan cuan. Saya kerja kaya gini karena emang seneng aja. Makanya saat tahu pendapatan dari Tentang Indonesia ya saya cuek bebek aja. 

Pernah saya di kritik enggak bisa nulis straight news sama pemimpin redaksi akan tetapi apa saya lewatin itu dengan baik dan cuek bebek aja tuh.

Profesi saya
Gini ya saya kasih gambarannya. 

Kalo Tentang Indonesia itu yang bayar perusahaan alias Promedia Teknologi Indonesia, sedangkan kalo blogger saya ini yang bayar Google. Nah beda jauh banget kan. Dan apa, temen saya yang di Tentang Indonesia aja masih mau cari tambahan karena emang enggak bisa di jadikan pegangan buat kita jajan atau beli apapun. Kalo kalian mau salahin ya saya sih mending nulis aja di blog saya suka-suka. Toh yang gaji alias yang bayar adalah Google. 

Bukannya mau sombong ya, akan tetapi saya beneran realitas aja nih dalam hidup makin mahal ya kebutuhan dan keinginan ya jadi kalo kurang tinggal cari tempat usaha lagi kan ya. Gitu aja sih. Kalian enggak tahu tugas dan kerja Content Creator (Writer) makanya enggak usah komentar semua orang punya porsi masing-masing. Banyak sih yang bilang kerjaan ini cuma main-main. Yeh kalian enggak tahu aja gimana susahnya bikin satu artikel. Saya jamin kalian juga enggak mampu sih dengan bayarannya yang duh mau kasih tahu tapi gimana tapi enggak kasih tahu kalian pasti penasaran. Deuh sekarang kalian pikir deh ya, kita kerja bukannya cari uang aja tapi jika kita suka dan hobi dijamin rejeki mah ngalir aja tuh. Makanya saya tekunin hobi saya dan saya juga sadar saya cuma punya modal netbook sama handphone.

Pendidikan saya
Jadi kalian mau tahu apa lagi sih tentang Content??? Ini saya contohnya. Gini ya, kalo di Tentang Indonesia tulisan kita di edit sebelum di published di website Tentang Indonesia, sedangkan di blog ini hasil tulisan sendiri dan langusng published. 

Beda kan... Yaiyalah secara ini website pribadi saya, bukan punya siapa-siapa. Malah yang punya Google. Sedangkan kalo di Tentang Indonesia alias tempat saya kerja sekarang walaupun WFH alias Work From Home yang punya itu perusahaan dengan nama Promedia Teknologi Indonesia. Hehe sudah paham???

Jadi mau tahu apalagi sih? Kalian enggak usahlah komentar yang enggak-enggak. Karena semua punya porsi masing-masing ya. Kalian do the best be the best aja lah ya. 

Enggak usah komentarin hidup orang lain yang belum kalian ketahui dengan pasti. Jadi sekarang saya sudah balik ke diri saya yang berkomitmen akan tetep nulis walaupun lagi ada badai. 

Karena saya percaya Badai Pasti Berlalu. Wkwkwkwkw. 

Balik lagi ke judul saya akan memilih Psikologi lagi jika saya sudah punya uang buat bayar kuliah sendiri dan mungkin setelah saya menikah nanti saya akan lanjutkan pendidikan saya. 

Karena apa? Semua orang butuh mental health tidak terlebih orang yang pendidikan maupun yang tidak berpendidikan.

Yuk langsung aja upgrade diri kalian biar enggak termakan waktu dan usia. Jangan sibukin diri dengan hal yang negatif. Karena kegiatan kita sekarang menentukan masa depan kita lho. 

Mangat. 💪

Salam dari penulis yang suka dengan dunia psikologi, medis, media, dan ingin berkunjung ke Korea....

Terimakasih beribu kasih....🙏

#curhatanhatipenulis#contentcreator#penulis#psikologi#mentalhealth.