Selamat Datang!!!

Selamat Datang!!!
Annyeonghaseyo 안녕하세요.

Gangguan Kesadaran dalam buku Pengantar Psikologi Kognitif

Kesadaran merupakan keadaan yang mencerminkan pengintegrasian impuls aferen dan eferen. Gangguan kesadaran, yaitu keadaan dimana tidak terdapat reaksi dan aksi, meskipun dirangsang secara kasar. Seperti yang telah dibahas, derajat kesadaran yang paling rendah yaitu koma. Koma terbagi dalam :

a. Komasupratentorial diesenphalik yang merupakan semua proses supratentorial yang mengakibatkan destruksi dan kompresi pada subtansia retikularis diesenfalon yang menimbulkan koma. Koma supratentorial diesenphalik dapat dibagi dalam tiga golongan, yaitu :

1. Proses desak ruang yang meninggikan tekanan dalam ruang intracranial supratentorial secara akut

2. Lesi yang menimbulkan sindrom ulkus

3. Lesi supratentorial yang menimbulkan sindrom kompresi rostrokaudal terhadap batang otak

 b. Koma infratentorial diesenfalik, disini terdapat dua macam proses patologik yang menimbulkan koma:

1. Proses patologik dalam batang otak yang merusak substansia retikularis

2. Proses diluar batang otak yang medesak dan mengganggu fungsi sunstansia retikularis

Koma infrantentorial akan cepat timbul jika substansia retikularis mesensefalon mengalami gangguan sehingga tidak bisa berfungsi baik. Hal ini terjadi akibat pendarahan. Dimana perdarahan dibatang otak sering merusak tegmentum pontis daripada mesensefalon.

c. Koma bihemisferik difus : terjadi karena metabolisme neural kedua belah hemsferium terganggu secara difus. Gejala yang ditimbulkannya yaitu dapat berupa hemiparesis, hemihiperestesia, kejang epileptic, afasia, disatria dan ataksia, serta gangguan kualitas kesadaran.

Derajat kesadaran lainnya yaitu tidur. Tidur merupakan suatu derajat kesadaran yang berada di bavvah keadaan avvas-vvaspada dan merupakan fisiologik yang ditentukan oleh aktivitas bagian bagian tertentu dari substansia retikularis. Tidur secara patologis yaitu keadaan tidur dan berbagai macam keadaan yang menunjukkan daya bereaksi di bavvah derajat avvas vvaspada, diantaranya letargi, mutismus akinetik, stupor, dan koma.

Gangguan tidur terdiri atas hipersomnia dan insomnia :

a. Hipersomnia (kebanyakan tidur) merupakan gejala keadaan patologik yang dibedakan dalam :

1. Hipersomnia karena proses patologik di otak, seperti ensefalitis dan tumor serebri.

2. Hipersomnia karena proses patologik sistemik, seperti hiperglikemia atau uremia

b. Insomnia (tidak bisa tidur) merupakan gejala sekunder beberapa jenis psikoneurosis yang dapat timbul sebagai :

1. Insomnia primer, yaitu penderita tidur tapi tidak merasa tidur.

2. Insomnia sekunder akibat psikoneurosis yang umumnya punya banyak keluhan non organik, sakit kepala, perut kembung, badan pegal , dll.

3. Insomnia sekuder akibat penyakit organic, yaitu penderitaan organik . Misalnya seperti penderita diabetes mellitus yang sering terbangun karena sering kecing, atau penderita ulkus duodeni yang sering terbangun karena mules dan lapar pada tengah malem, atau penderita arthritis reumatika yang mudah terbangun oleh nyeri yang timbul pada setiap perubahan sikap badan.

Selain dari gangguan tidur diatas, ada juga gangguan tidur fungsional, diantaranya :

a. Somnambulisme, yaitu berjalan dalam keadaan tidur

b. Sleep automatism, yaitu berjalan sambil melakukan suatu perbuatan yang bertujuan dalam keadaan tidur. Misalnya membereskan koper seperti orang yang ingin bepergian tapi dalam keadaan tidur

c. Kekau, yaitu berbicara dalam keadaan tidur yang biasanya terkait dengan mimpi

d. Kejang nokturnus atau mioklonus nokturnusm yaitu saat tidur, ia terbangun kembali karena anggota geraknya berkejang sejenak

e. Paralisis nokturnus, yaitu perasaan lumpuh seluruh tubuh yang dialami sebagai kenyataan dan menghilang serentak saat mata dapat dibuka

Nah guys lengkap kan mengenai Gangguan Kesadaran, kalian bisa membaca lebih lanjut ya materi materi yang ada dalam postingan ini, semoga postingan ini dapat membantu menambah pengetahuan kalian ya guys... Terimakasih.

ALL ABOUT HIPNOSIS secara Pengantar Psikologi Kognitif

Guys balik lagi ke postingan about Hipnosis. 

Para ahli telah memperdebatkan pengertian hipnotis dan bagaimana cara kerjanya sejak akhir tahun 1700-an, ketika Franz Mesmer menyatakan hipnotis disebabkan oleh " Magnetisme binatang". Seratus tahun kemudian, ahli saraf Perancis bernama Charcot mengemukakan hipnotis adalah suatu pertanda histeria dan mengelompokkannya sebagai gangguan neurologis.

Pandangannya ini dibantah Bernheim, seorang dokter yang menyatakan hipnotis adlah akibat sugesti dan menegaskan orang normal pun dapat di hipnotis. Meskipun Bernheim memenangkan perdebatan tersebut, namun hipnotis tetap menjadi sumber kontroversi. 

Ivan Pavlov, yang tekun dengan karyanya tentang refleks yang terkondisikan, berpendapat hipnotis adalah suatu bentuk tidur yang karena istilahnya yang digunakan berasal dari kata tersebut. Teorinya sebagian besar disanggah oleh: 

 1. berbagai studi kejivvaan yang menunjukkan perbedaan antara EEG pada saat tidur dan pada saat hipnotis

2. demonstrasi tentang hipnotis dalam keadaan jaga.

Meskipun demikian, hubungan antara hipnotis dan rileksasi masih tetap penting (Edmonston, 1981)

Seorang Psikoanalisis mengemukakan hipnotis adalah keadaan regresi sebagian dimana subjek kekurangan kendali yang ada dalam kesadaran yang nyata, dan karenanya bertindak secara impuslsif dan terlibat dalam pembuatan fantasi (Gill, 1972)

Biasanya keadaan hopnotik, dicirikan oleh hal hal sebagai berikut :

a. Tidak adanya rencana

b. Perhatian dibagi bagi dan menjadi lebih selektif dari biasanya

c. Fantasi yang dalam/ siap untuk dibangkitkan

d. Kemampuan menerima sugesti meningkat

e. Amnesi pasca hipnotis sering terjadi.

Ya guys itu aja sih menurut buku MIF Baihaki, kalian bisa lebih belajar banyak bagaimana teknik dan teori mengenai hipnotis. Banyak pesulap dan praktisi psikologis menggunakan hipnotis ini untuk apapun sebagai penyembuhan trauma, penyembuhan peyakit keras yang merusak psikis dan sebagainya. Kalian harus menggunakan ilmu hipnotis ini untuk kebutuhan yang baik ya, jangan digunakan untuk kebutuhan yang negatif.

Jika kalian bisa menghipnotis teman, saudara, kakak dan lainnya biasakan gunakan ilmu ini untuk kegiatan positif. Biasanya orang yang trauma bisa di sembuhkan dengan hipnotis ini loh guys.. Bila kita takut atau trauma dengan suatu benda kalian bisa mensugestikan dengan alam bavvah sadar kalian agar tidak takut lagi dengan benda tersebut. Terimakasih.