Kembali lagi dengan Amoris disini ya kawan. Kamu rebahan seharian akan tetapi kepala masih riuh??? Udah tidur 8 jam, tapi bangun bangun masih ngerasa capek???
Hati hati ya kawan... Bisa jadi itu bukan capek badan, akan tetapi kamu sedang overthinking.
Capek bisa sembuh dengan tidur, akan tetapi kalo overthinking??? Jawabannya enggak ya kawan.
1. Capek fisik pulih sama istirahat. Overthinking makin parah pas saat kamu sedang sepi kawan.
Kalo kamu beneran capek, rebahan 30 menit aja udah enakan. Tapi kalo overthinking, makin sepi + makin malam = otak makin rame. Muncul sebuah skenario terburuk yang belum tentu kejadian. Itu tandanya otak lagi nge-loop, bukan badanmu yang drop
2. Capek bikin ngantuk, overthinking bikin insomnia.
Capek = badan berat, mata merem sendiri. Overthinking = badan lemes, tapi otak lari marathon jam 1 pagi. Mikir kerjaan kemarin, obrolan 3 tahun lalu, dan "gimana kalau nanti..." Kalau kamu susah tidur fix itu overthinking.
3. Capek fokusnya buyar. Overthinking fokusnya ke 1 hal negatif terus.
Capek beneran bikin kamu susah fokus ke semua hal. Overthinking bikin kamu kebangetan fokus ke 1 hal : hal yang bikin cemas. Chat yang gak dibales. Kesalahan kecil dikerjaan. 1 pikiran muter 100x lipat. Itu bukan kurang tidur. Itu otak lagi overdrive.
4. Capek hilang habis libur. Overthinking ikut kemana mana.
Ambil cuti healing ke Bandung, capek badan pasti hilang. Tapi overthinking??? dibawa ke koper juga. Liburan tapi kepala masih mikirin kerjaan, omongan orang dan masa depan. Karena sumbernya bukan diluar tapi dalam kepala kamu.
5. Capek butuh energi. Overthinking butuh "dikunci".
Nge-charge badan = makan, tidur, dan olahraga. Nge-charge otak yang overthinking = nulis, ngomong, atau ngalihin fokus. Coba journaling 5 menit. Tulis semua yang muter dikepala. Ajaibnya otak lebih lega. Karena dia udah "ngedownload" isi nya keluar.
----> Berikut 5 tanda bahwa otakmu mungkin sedang overload (kelebihan beban mental), bukan sekadar mengantuk atau kurang tidur:
-
Sulit fokus meski sudah cukup istirahat
- Pikiran mudah melayang.
- Sulit menyelesaikan tugas sederhana.
- Sering membaca kalimat yang sama berulang kali.
-
Mudah lupa pada hal-hal kecil
- Lupa tujuan masuk ke suatu ruangan.
- Lupa meletakkan barang.
- Sulit mengingat informasi yang baru saja didengar.
-
Emosi lebih sensitif dari biasanya
- Mudah marah atau frustrasi.
- Cepat merasa kewalahan.
- Hal kecil terasa sangat mengganggu.
-
Merasa sibuk terus, tetapi hasilnya sedikit
- Berpindah-pindah tugas tanpa benar-benar menyelesaikannya.
- Sulit menentukan prioritas.
- Merasa "otak penuh" meski pekerjaan tidak terlalu banyak.
- Sulit berpikir jernih atau mengambil keputusan
- Keputusan sederhana terasa berat.
- Terlalu banyak menganalisis.
- Pikiran terasa "buntu" atau lambat
Jadi itu dia kenapa tubuh kalian sedang lelah, bukan butuh tidur juga ya kawan. Mungkin bisa jadi kalian sedang overthinking. Kalian bisa kok cari kesibukan lain kalau sedang overthinking. Jadi kurang kurangin ya memikirkan hal yang belum terjadi. Karena kalau sering seperti itu bisa jadi kamu memang overthinking. ✌
Jadi jangan nyalahin kalau kamu kurang tidur ya... tanya ke diri kamu sendiri :
Ini capek badan atau otak yang gak pernah diem???
Kalau kamu ngerasa relate sama 3 dari 5 tanda di atas berarti kamu sedang overthinking.
Biar kita sama sama belajar ngerem overthinking bareng bareng ya.
Kan sudah dijelaskan dengan panjang dan tepat kan di artikel kali ini. Jadi gimana kawan??? Jangan overthinking mulai sekarang ya... Jalankan saja apapun yang harus dan wajib dijalani. Jangan suka banyak pikiran tentang hal yang tidak tidak dan yang belum terjadi ya kawan. 👀
NB : artikel ini dibuat sendiri dengan bantuan Ai dan foto juga berasal dari pexels.
#strongercontentwritter
#nulislagi
#blogger
Salam, Amoris. 🙏

Tidak ada komentar:
Posting Komentar